Masa Orientasi Sekolah, Polsek Bubon Bekali Pelajar dengan Edukasi Pencegahan Ekstremisme, Bahaya...

Masa Orientasi Sekolah, Polsek Bubon Bekali Pelajar dengan Edukasi Pencegahan Ekstremisme, Bahaya Rokok, dan Narkoba

3
0
SHARE

Aceh Barat – Dalam rangka membentuk karakter generasi muda sejak dini selama pelaksanaan Masa Orientasi Sekolah (MOS), Polsek Bubon Polres Aceh Barat menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan ekstremisme, bahaya rokok, dan penyalahgunaan narkoba kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Bubon. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif.

Kegiatan berlangsung pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di SMA Negeri 1 Bubon, Desa Layung, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat. Sosialisasi diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi yang tengah mengikuti rangkaian Masa Orientasi Sekolah dengan antusias.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Bubon, IPTU Azanuddin, S.A.B., mengatakan bahwa kegiatan edukasi ini menjadi salah satu langkah nyata Polri dalam membina para pelajar agar memiliki pemahaman yang baik mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, kebiasaan merokok, hingga masuknya paham ekstremisme.

Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan oleh Kanit Binmas Polsek Bubon, AIPDA Sutrian Mirza, bersama Kanit Reskrim Polsek Bubon selaku narasumber. Keduanya memberikan pemahaman secara komprehensif kepada para peserta dengan bahasa yang mudah dipahami serta disesuaikan dengan kondisi remaja saat ini.

Pada sesi pertama, narasumber menjelaskan mengenai pengertian ekstremisme, ciri-ciri, faktor penyebab, serta pentingnya menanamkan sikap toleransi, saling menghargai perbedaan, dan kemampuan berpikir kritis dalam menyaring berbagai informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Para siswa juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun konten yang mengarah pada intoleransi dan tindakan kekerasan.

Selanjutnya, peserta diberikan edukasi mengenai bahaya merokok terhadap kesehatan, dampaknya terhadap prestasi belajar, kondisi ekonomi keluarga, hingga risiko kecanduan yang dapat memengaruhi kualitas hidup remaja. Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajak untuk menerapkan pola hidup sehat dengan menghindari kebiasaan merokok sejak usia dini.

Materi berikutnya membahas penyalahgunaan narkoba, mulai dari pengertian narkotika, jenis-jenis narkoba yang sering disalahgunakan, modus peredaran yang menyasar kalangan pelajar, hingga dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan. Narasumber juga menekankan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif, memperkuat karakter diri, memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat, serta meningkatkan komunikasi dengan orang tua dan guru sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan seputar permasalahan remaja serta langkah-langkah yang dapat dilakukan agar terhindar dari pengaruh negatif di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolsek Bubon melalui personel yang hadir berharap kegiatan edukasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran para pelajar untuk menjadi generasi yang sehat, disiplin, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh oleh narkoba, kebiasaan merokok, maupun paham ekstremisme.

Melalui kegiatan ini juga terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin baik antara Polri, pihak sekolah, dewan guru, dan para siswa dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba dan pengaruh paham ekstremisme. Diharapkan komitmen bersama tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun seluruh peserta yang mengikuti sosialisasi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY