Aceh Barat – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit mobil barang jenis Isuzu Dump Truck Colt Diesel terjadi di Jalan Meulaboh–Banda Aceh,Ds. Drien Rampak Kec. Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (18/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat kendaraan bernomor polisi BL 8353 EO yang dikemudikan Putra Rizki Amriza (23) melaju dari arah Meulaboh menuju Aceh Jaya. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami pecah ban pada bagian sebelah kiri sehingga kehilangan kendali dan terbalik di badan jalan.
Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Aceh Barat AKP Eko Suhendro, S.H., mengatakan personel Satlantas yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi guna melakukan penanganan awal serta memastikan situasi lalu lintas tetap aman dan lancar.
“Begitu menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara, pengecekan kondisi pengemudi, serta mengumpulkan keterangan terkait penyebab terjadinya kecelakaan,” kata AKP Eko Suhendro.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan pengemudi, kedua ban sebelah kiri kendaraan diduga meledak secara bersamaan saat kendaraan melaju di jalur tersebut. Kondisi itu menyebabkan dump truck kehilangan keseimbangan, oleng ke arah kanan dan akhirnya terbalik.
Meski kendaraan mengalami kerusakan, pengemudi dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
AKP Eko Suhendro menjelaskan, kehadiran personel Satlantas di lokasi merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap kondusif pascakejadian.
Selain melakukan penanganan di lokasi, petugas juga melaksanakan pendataan, dokumentasi dan pengumpulan bahan keterangan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Berkat respons cepat petugas, situasi di lokasi kejadian dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap arus lalu lintas.
Kasat Lantas juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan kondisi ban, sistem pengereman dan perlengkapan keselamatan lainnya dinilai penting guna meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.
Saat ini Satlantas Polres Aceh Barat masih melengkapi administrasi penanganan kecelakaan dan melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Sementara arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali normal dan berjalan lancar.










































