Sat Resnarkoba Polres Aceh Barat Jadi Narasumber di RRI Meulaboh, Tekankan Peran...

Sat Resnarkoba Polres Aceh Barat Jadi Narasumber di RRI Meulaboh, Tekankan Peran Keluarga Cegah Penyalahgunaan Narkoba

0
0
SHARE

Aceh Barat – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan perilaku anak. Hal tersebut menjadi pokok pembahasan dalam dialog interaktif Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh yang menghadirkan Kasat Resnarkoba Polres Aceh Barat sebagai narasumber, Kamis (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut mengangkat tema “Peran Keluarga dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba” dan dipandu oleh penyiar RRI Meulaboh, Sdri. Meiza. Dialog berlangsung secara interaktif dengan melibatkan pendengar yang turut menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Aceh Barat, AKP Shandy Saputra, S.H., menyampaikan bahwa keluarga merupakan garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan anak dan remaja yang rentan terpengaruh oleh lingkungan pergaulan.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Polres Aceh Barat, AKP Shandy Saputra, S.H., mengatakan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan diri anak terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak, memberikan pengawasan yang cukup, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan keterlibatan keluarga yang kuat, risiko penyalahgunaan narkotika dapat diminimalisir,” ujar AKP Shandy Saputra.

Dalam dialog tersebut, narasumber juga menjelaskan berbagai dampak penyalahgunaan narkotika terhadap individu, keluarga, dan lingkungan sosial. Selain merusak kesehatan fisik maupun mental, penyalahgunaan narkoba juga dapat memicu berbagai tindak kriminalitas serta menghancurkan masa depan generasi muda.

Lebih lanjut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, mengenali perubahan perilaku yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menciptakan hubungan yang harmonis dalam keluarga sebagai bentuk perlindungan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

AKP Shandy juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu upaya pemberantasan narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitar.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh masyarakat. Sinergi yang kuat antara keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tambahnya.

Melalui kegiatan siaran edukatif tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya narkotika dan pentingnya peran keluarga dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Aceh Barat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY