Satlantas Polres Aceh Barat Lakukan Pengawalan Pawai Becak Hias TK Negeri Pembina,...

Satlantas Polres Aceh Barat Lakukan Pengawalan Pawai Becak Hias TK Negeri Pembina, Meriahkan HUT RI ke-80

54
0
SHARE

Aceh Barat – Semangat kemerdekaan tampak begitu kental di Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (13/8/2024) pagi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat melaksanakan pengawalan pawai becak hias yang digelar oleh TK Negeri Pembina Kabupaten Aceh Barat.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mengambil rute dari Kuta Padang menuju Batee Puteh, dan berakhir di Tugu Kupiah Teuku Umar. Sepanjang jalan, suasana penuh warna dan keceriaan menghiasi jalannya pawai. Becak-becak dihias dengan ornamen merah putih, bendera mini, hingga hiasan berbentuk burung garuda dan miniatur monumen. Anak-anak TK tampak antusias, mengenakan kostum bernuansa kemerdekaan, sebagian berpakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas IPTU Yusrizal, menjelaskan bahwa pengawalan ini bertujuan memastikan seluruh peserta, khususnya anak-anak, dapat mengikuti pawai dengan aman dan tertib. “Selain pengamanan jalur, kami juga memberikan imbauan keselamatan kepada orang tua dan guru pendamping, agar selalu memperhatikan anak-anak selama perjalanan. Kami ingin kegiatan ini menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus aman bagi mereka,” ujarnya.

Pengawalan dilakukan oleh Kanit Turjagwali Satlantas Polres Aceh Barat beserta personel lainnya. Mereka ditempatkan di titik-titik strategis sepanjang rute pawai untuk mengatur arus lalu lintas, menutup sementara persimpangan tertentu, dan mengarahkan pengguna jalan lain agar memberi prioritas kepada rombongan pawai. Hal ini terbukti efektif, karena arus kendaraan tetap terkendali tanpa terjadi kemacetan berarti.

Tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, personel Satlantas juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi sederhana tentang tata tertib berlalu lintas kepada anak-anak. Dengan bahasa yang mudah dipahami, petugas mengajarkan pentingnya berjalan di trotoar, menyeberang di zebra cross, serta mengenakan helm jika naik sepeda motor bersama orang tua. Pesan-pesan ini disampaikan sambil bercanda dan berinteraksi hangat, sehingga membuat anak-anak lebih mudah mengingatnya.

Sepanjang rute, warga sekitar terlihat antusias menyaksikan pawai. Banyak yang keluar rumah untuk melambaikan tangan kepada peserta, bahkan beberapa pedagang ikut menghentikan aktivitas sejenak demi menikmati kemeriahan acara. Sorak-sorai dan lagu-lagu perjuangan yang dikumandangkan menambah suasana semakin semarak.

Di garis akhir pawai, peserta disambut hangat oleh panitia dan tokoh masyarakat setempat. Para guru menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Satlantas Polres Aceh Barat, yang telah memberikan pengawalan maksimal sehingga acara dapat berlangsung lancar, aman, dan kondusif.

Dengan adanya pengawalan seperti ini, diharapkan selain menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas), juga dapat menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda tentang pentingnya disiplin berlalu lintas. Momentum peringatan kemerdekaan pun menjadi sarana membangun rasa nasionalisme sekaligus kepedulian terhadap keselamatan di jalan raya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY