Bekali Mahasiswa Baru, Polres Aceh Barat Ungkap Bahaya Narkoba hingga Jerat Judi...

Bekali Mahasiswa Baru, Polres Aceh Barat Ungkap Bahaya Narkoba hingga Jerat Judi Online

3
0
SHARE

Aceh Barat – Polres Aceh Barat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan judi online di kalangan generasi muda melalui edukasi langsung di lingkungan kampus. Kali ini, Satresnarkoba Polres Aceh Barat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) BPDP Sawit Tahun 2026 di Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar (UTU), Selasa (15/9/2026).

Di hadapan mahasiswa dan mahasiswi peserta PKKMB, personel Satresnarkoba menyampaikan materi bertajuk “Bahaya Narkoba dan Judi Online”. Edukasi tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran mahasiswa mengenai risiko penyalahgunaan narkotika serta dampak judi online yang dapat mengganggu kehidupan pendidikan, sosial dan ekonomi.

Pembahasan mengenai narkoba mencakup pengenalan jenis dan bentuk narkotika, termasuk sabu, serta berbagai dampak yang dapat muncul akibat penyalahgunaan. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai bagaimana penggunaan narkoba dapat berkembang menjadi ketergantungan dan menimbulkan persoalan yang semakin kompleks.

Kepolisian menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat membentuk sebuah siklus, mulai dari penggunaan, ketergantungan, kebutuhan untuk mendapatkan narkoba hingga munculnya berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Pemahaman terhadap siklus tersebut diharapkan membuat mahasiswa lebih mampu mengenali risiko dan menghindari lingkungan yang dapat mendorong penyalahgunaan narkotika.

Tidak kalah penting, mahasiswa juga diajak memahami bahaya judi online. Aktivitas tersebut dapat membawa konsekuensi terhadap kondisi ekonomi dan kehidupan sosial, terlebih apabila dilakukan secara berulang dan sulit dikendalikan.

Edukasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Sejumlah mahasiswa menyampaikan pertanyaan mengenai bahaya narkotika jenis sabu, siklus penyalahgunaan narkoba, dampak judi online serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan kampus.

Polres Aceh Barat menekankan bahwa upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama. Mahasiswa tidak hanya diharapkan mampu menjaga diri, tetapi juga ikut membangun lingkungan pergaulan yang sehat serta mendukung terciptanya kampus yang bersih dari narkoba dan judi online.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Shandy Saputra, S.H., mengatakan edukasi kepada mahasiswa menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan.

“Mahasiswa merupakan generasi yang memiliki peran penting dalam pembangunan. Karena itu, pemahaman mengenai bahaya narkoba dan judi online perlu dibangun sejak dini agar mereka mampu mengenali risikonya dan mengambil langkah untuk menjauhinya,” ujar Shandy.

Menurutnya, pencegahan tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Peran perguruan tinggi, keluarga dan lingkungan pergaulan mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang yang mendukung generasi muda tumbuh secara sehat dan produktif.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan, dimulai dari diri sendiri, lingkungan pertemanan dan lingkungan kampus. Jangan sampai narkoba maupun judi online menjadi bagian dari kehidupan mereka,” katanya.

Kegiatan PKKMB BPDP Sawit Tahun 2026 tersebut turut dihadiri pimpinan Universitas Teuku Umar, jajaran Fakultas Pertanian, pihak BPDP Sawit, panitia PKKMB serta personel Satresnarkoba Polres Aceh Barat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY