Aceh Barat – Menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah persoalan sosial sejak dini menjadi perhatian kepolisian di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Sejumlah warga mendapat edukasi langsung mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penyalahgunaan narkoba, hingga pentingnya menaati hukum, Kamis (17/9/2026).
Pesan tersebut disampaikan personel Polsek Meureubo saat hadir di tengah aktivitas masyarakat. Pendekatan langsung dipilih untuk membangun komunikasi yang lebih dekat sekaligus mengajak warga tidak hanya menjadi penerima imbauan, tetapi ikut mengambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kepolisian mengingatkan bahwa persoalan seperti karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan dan mengganggu kehidupan masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta memahami konsekuensi hukum yang dapat timbul dari tindakan tersebut.
Perhatian serupa diberikan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba. Warga diajak menjauhi narkotika dan tidak membiarkan lingkungan tempat tinggal menjadi ruang bagi penyalahgunaan maupun peredarannya.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meureubo IPTU Bagus Erdyanthoro, S.H., mengatakan bahwa membangun keamanan tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan tindakan kepolisian. Kesadaran dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan Kamtibmas.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan saling mengingatkan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Termasuk mencegah karhutla dan menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba,” kata IPTU Bagus Erdyanthoro.
Menurutnya, komunikasi yang dibangun secara langsung menjadi salah satu cara kepolisian memahami kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan pencegahan secara lebih mudah diterima.
Warga juga diimbau segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan atau mengarah pada pelanggaran hukum. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat dengan pendekatan yang komunikatif diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan. Dengan demikian, upaya menjaga Meureubo tetap aman dan kondusif tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi menjadi kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat.










































