Kapolres Aceh Barat Hadiri Hardikda 2026, Pendidikan Karakter Jadi Sorotan

Kapolres Aceh Barat Hadiri Hardikda 2026, Pendidikan Karakter Jadi Sorotan

3
0
SHARE

Aceh Barat – Pendidikan tidak cukup hanya melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik. Pembentukan karakter, adab dan nilai keagamaan menjadi bagian penting yang turut menentukan kualitas generasi masa depan. Pesan itu mengemuka dalam peringatan Hari Dinas Pendidikan Daerah (Hardikda) Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026 yang dihadiri Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., Senin (14/9/2026).

Upacara Hardikda berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat, Jalan KLK, Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, mulai pukul 08.00 WIB. Momentum tersebut mempertemukan unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, insan pendidikan serta para kepala sekolah dan guru dari seluruh Kabupaten Aceh Barat.

Kehadiran Kapolres dalam agenda tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mendorong lahirnya generasi yang memiliki karakter kuat.

Dalam amanat yang disampaikan pada upacara tersebut, perkembangan pendidikan di Aceh Barat diminta terus dievaluasi. Kemajuan tidak semata-mata diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari keberhasilan sekolah membentuk sikap, perilaku dan kepribadian peserta didik.

Penguatan pendidikan keagamaan turut menjadi perhatian. Sekolah didorong menyediakan waktu bagi siswa untuk belajar mengaji serta membiasakan pelaksanaan salat berjamaah. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembentukan disiplin dan karakter peserta didik.

Di sisi lain, guru dan tenaga pendidik diingatkan memiliki posisi penting sebagai teladan. Sikap dan perilaku pendidik dinilai ikut membentuk cara siswa memahami adab, kedisiplinan, tanggung jawab serta penghormatan kepada orang lain.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., menilai penguatan karakter di lingkungan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Karena itu, sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, masyarakat dan kepolisian perlu terus diperkuat,” kata Agus.

Menurutnya, lingkungan pendidikan yang aman akan memberikan ruang yang lebih baik bagi peserta didik untuk berkembang. Karena itu, Polres Aceh Barat juga terus mendorong komunikasi dan kerja sama dengan pihak sekolah sebagai bagian dari upaya menjaga generasi muda dari berbagai potensi pengaruh negatif.

Hardikda tahun ini sekaligus menjadi ruang apresiasi terhadap sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam dunia pendidikan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut turut diserahkan penghargaan kepada para Keuchik serta hadiah bagi peserta yang meraih prestasi dalam lomba olimpiade.

Upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, para kepala SKPK, pimpinan instansi terkait, kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Aceh Barat itu berlangsung khidmat hingga selesai.

Momentum Hardikda 2026 diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bersama bahwa kemajuan pendidikan juga ditentukan oleh keberhasilan membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, berakhlak dan memiliki adab dalam kehidupan sehari-hari.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY