Polsek Pante Ceureumen Fokus Tangani Dampak Meluapnya Sungai Krueng Meureubo, Akses Warga...

Polsek Pante Ceureumen Fokus Tangani Dampak Meluapnya Sungai Krueng Meureubo, Akses Warga Masih Terputus

12
0
SHARE

Meulaboh – Polsek Pante Ceureumen terus memantau secara intens perkembangan situasi banjir pasca meluapnya Sungai Krueng Meureubo yang terjadi pada Minggu, (30/11/2025). Sejak pukul 08.30 WIB, personel Polsek melakukan monitoring langsung ke gampong-gampong terdampak untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan kerusakan yang terjadi akibat tingginya curah hujan di wilayah setempat.

Laporan sementara mencatat lima gampong mengalami kerusakan signifikan. Di Gampong Keutambang, sebanyak 193 KK terdampak, dengan lima bilik rumah dayah hanyut dan satu rumah rusak berat. Kondisi serupa terlihat di Gampong Canggai, di mana 28 rumah dilaporkan rusak sedang dan jembatan gantung penghubung Canggai–Jambak mengalami kerusakan berat.

Gampong Lawet melaporkan sembilan rumah hanyut serta 34 rumah rusak sedang, sementara di Gampong Jambak enam unit rumah hilang—including kilang padi dan kantor keuchik—serta 17 rumah rusak sedang termasuk fasilitas pendidikan SD dan SMP. Situasi paling parah terjadi di Gampong Sikundo, di mana akses menuju desa terputus total, dua rumah hanyut, satu rusak sedang, dan jembatan gantung penghubung ke SD Sikundo ambruk.

Selain kerusakan pemukiman, sejumlah ruas jalan juga terputus. Akses menuju Gampong Keutambang, Jambak, Lawet, dan Canggai tidak dapat dilalui. Jembatan gantung Jambak–Canggai serta jalur Sikundo menuju sekolah juga putus total, membuat mobilitas warga benar-benar terhambat.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Pante Ceureumen IPTU Faisal Riza, menegaskan bahwa personel Polsek terus bekerja maksimal di lapangan. “Kami memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan cepat, mulai dari monitoring debit air, koordinasi dengan keuchik, hingga kesiapsiagaan untuk mengevakuasi warga jika terjadi peningkatan luapan sungai. Situasi ini membutuhkan kewaspadaan semua pihak,” ujarnya.

Polsek Pante Ceureumen juga telah mengingatkan para keuchik untuk segera melaporkan jika permukaan air sungai kembali naik. Patroli monitoring dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada titik-titik rawan yang berpotensi kembali terdampak luapan air. Warga juga diimbau menyelamatkan barang-barang penting dan tetap mengikuti arahan petugas bila kondisi memburuk.

Hingga laporan ini disusun, listrik dan sinyal telekomunikasi masih padam total di seluruh Kecamatan Pante Ceureumen, menghambat proses komunikasi lapangan. Khusus Gampong Sikundo, kondisi terisolir masih berlangsung karena sebagian besar akses jalan mengalami kerusakan parah. Di Jambak, pembersihan badan jalan dilakukan secara swadaya dengan bantuan alat berat oleh masyarakat setempat.

Polsek Pante Ceureumen akan terus melakukan pemantauan situasi serta memastikan bantuan dan langkah penanganan dapat menyentuh seluruh titik terdampak seiring perkembangan cuaca di wilayah Aceh Barat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY