Meulaboh – Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Aceh Barat. Hal tersebut disampaikan usai kegiatan pengecekan kesiapan SPPG oleh Tim Itwil II Itwasum Polri Tahun 2025 yang berlangsung di Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Jumat (12/9/2025).
Menurut Kapolres, hadirnya SPPG bukan hanya sekadar fasilitas dapur umum, melainkan wujud nyata kepedulian Polri terhadap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan. Ia menyebutkan bahwa fasilitas ini telah dirancang sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memperhatikan aspek kebersihan, keamanan pangan, serta kenyamanan baik bagi petugas maupun penerima manfaat.
“SPPG ini kami siapkan sebagai bentuk pelayanan publik yang cepat, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat. Tidak hanya sekadar menyalurkan makanan bergizi, tetapi juga memberdayakan UMKM lokal melalui rantai pasok bahan baku. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menerima manfaat kesehatan, namun juga peluang ekonomi baru,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, dapur SPPG dilengkapi berbagai fasilitas pendukung mulai dari dapur masak higienis, gudang penyimpanan bahan makanan, ruang cuci dan sterilisasi peralatan, hingga ruang kerja staf. Saat ini progres pembangunan sudah rampung 100 persen dan tinggal menunggu tahap pendistribusian setelah anggaran dicairkan. Diperkirakan, fasilitas ini akan memberikan manfaat bagi 2.970 orang penerima.
Kapolres Aceh Barat juga berharap keberadaan SPPG dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai unsur seperti Bhayangkari, tenaga kesehatan dari Si Dokkes Polres, serta pengawasan kualitas bahan pangan melalui security food. “Harapan kami, SPPG ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain meningkatkan asupan gizi, juga bisa menjadi wadah memperkuat kedekatan Polri dengan warga dalam semangat Presisi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Kapolres menekankan bahwa keberadaan SPPG ini sejalan dengan program Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan non-konfrontatif. Ia menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial, termasuk aspek kesehatan dan gizi masyarakat.










































