Meulaboh – Upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas terus digencarkan Satlantas Polres Aceh Barat dalam Operasi Zebra Seulawah 2025. Pada Kamis (20/11/2025) sore, personel Satlantas melaksanakan penindakan melalui patroli mobile atau hunting system yang dipusatkan di kawasan Pos Gardu Jalan Nasional.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 16.00 WIB dengan melibatkan KBO Satlantas Polres Aceh Barat, Kanit Turjawali, serta personel Satlantas lainnya. Fokus penindakan diarahkan pada pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong), pengendara tanpa helm SNI, serta pelanggaran lain yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan tindakan langsung berupa tilang maupun teguran simpatik. Dari hasil penindakan, petugas mencatat 10 pelanggar diberikan tilang, sementara 13 lainnya mendapat teguran karena melanggar aturan dasar keselamatan dalam berkendara.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas IPTU Yusrizal, S.E., menegaskan bahwa strategi hunting system dipilih untuk menjangkau titik-titik rawan pelanggaran yang sering luput dari pengawasan statis. Menurutnya, pola patroli dinamis ini efektif untuk menindak pelanggaran yang sulit terdeteksi, terutama penggunaan knalpot brong dan pelanggaran helm.
“Operasi Zebra bukan hanya tentang penindakan, tetapi juga membangun budaya tertib di jalan. Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis, namun tindakan tegas tetap diberikan kepada pelanggar yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar IPTU Yusrizal.
Selain penindakan, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada pengendara untuk meningkatkan kesadaran keselamatan, khususnya dalam memasuki akhir tahun yang rawan peningkatan mobilitas masyarakat.
Secara keseluruhan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polres Aceh Barat memastikan operasi akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan guna mewujudkan kondisi lalu lintas yang lebih kondusif di wilayah Aceh Barat.










































