Aceh Barat – Dalam upaya menjamin kualitas kesehatan dan keamanan pangan, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Aceh Barat melaksanakan pemeriksaan makanan serta pengecekan kelayakan dapur umum Sarana Penyelenggaraan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari, Sabtu (04/04/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung di dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari yang berlokasi di Jalan BKKBN, Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui PS. Kasidokkes Polres Aceh Barat, Aiptu Muhammad Ali, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar kesehatan dan higiene yang telah ditetapkan.
“Pemeriksaan ini kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan makanan yang diproduksi aman, higienis, serta layak dikonsumsi, sehingga dapat mendukung pemenuhan gizi secara optimal,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dipimpin langsung oleh PS. Kasidokkes bersama dua personel dengan melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek penting di dapur umum tersebut.
Pemeriksaan diawali dari aspek kebersihan dan sanitasi, meliputi kondisi fisik dapur seperti lantai, dinding, langit-langit, hingga kebersihan peralatan yang digunakan. Tim juga memastikan sistem pembuangan sampah dan limbah berjalan dengan baik serta tersedianya fasilitas cuci tangan yang memenuhi standar kebersihan.
Selanjutnya, tim melakukan pengecekan terhadap penyimpanan bahan makanan, termasuk memastikan bahan pangan disimpan secara aman sesuai standar higiene, serta memperhatikan pengaturan suhu dan kelembaban guna menjaga kualitas bahan makanan.
Pada tahap pengolahan, petugas memastikan seluruh proses dilakukan secara higienis, menggunakan peralatan yang bersih dan aman, serta menerapkan pemisahan antara bahan makanan mentah dan matang guna mencegah terjadinya kontaminasi silang.
Selain itu, pemeriksaan juga mencakup kualitas bahan makanan dan makanan siap saji, termasuk pengawasan terhadap penggunaan bahan tambahan makanan. Tim turut melakukan evaluasi terhadap pengelolaan personel dapur, seperti kondisi kesehatan pekerja serta penerapan pelatihan higiene dan keselamatan kerja.
Tak ketinggalan, aneka makanan dan buah-buahan yang disiapkan juga diperiksa guna memastikan seluruh menu yang disajikan benar-benar layak konsumsi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapur umum SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari dapat terus menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan, sehingga mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat penerima program gizi serta menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terpercaya.










































