Aceh Barat – Personel Polres Aceh Barat melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus di sejumlah rumah ibadah umat Kristiani di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (14/05/2026).
Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan khidmat.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kabag Ops Polres Aceh Barat, Kompol Putranta Martius Ketaren, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga toleransi umat beragama serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
“Kehadiran personel Polri dalam pengamanan ini bertujuan untuk memastikan para jemaat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan tanpa adanya gangguan,” ujarnya.
Pengamanan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Aceh Barat Nomor: Sprin/415/V/OPS.1.1./2026 tanggal 13 Mei 2026 tentang pengamanan dan pengaturan pelaksanaan kegiatan peringatan Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 di Kabupaten Aceh Barat.
Salah satu kegiatan ibadah berlangsung di Gereja Methodis Indonesia (GMI) Imanuel Meulaboh yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Gampong Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Cliff Manuel Solomon dengan jumlah jemaat sebanyak 71 orang dan mengangkat tema “Yesus Memanggil Setiap Murid-Nya untuk Beraksi dan Bersaksi”.
Selain itu, pengamanan juga dilaksanakan di Gereja Katolik St. Antonius Padua yang beralamat di Jalan Tgk. Dirundeng, Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan. Ibadah dipimpin oleh Pastor Karyenny dan Mubani dengan jumlah jemaat sekitar 50 orang serta mengusung tema “Mendengarkan, Meneguhkan dan Mewartakan”.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan personel gabungan Polres Aceh Barat yang ditempatkan di sejumlah titik rumah ibadah, termasuk Gereja Katolik, GMI Imanuel Meulaboh, serta GMI Suka Cita Meulaboh. Personel melakukan penjagaan dan pemantauan di area gereja serta lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Selain melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melaksanakan patroli dan monitoring situasi di sekitar lokasi ibadah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Kehadiran aparat kepolisian mendapat respon positif dari para jemaat karena dinilai mampu memberikan rasa aman dan meningkatkan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Sekira pukul 11.30 WIB hingga 12.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan ibadah selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Aceh Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif.










































