Musrembangdes dan Rembuk Stunting di Gampong Lueng Baro Bahas Strategi Penurunan Angka...

Musrembangdes dan Rembuk Stunting di Gampong Lueng Baro Bahas Strategi Penurunan Angka Stunting

54
0
SHARE

Meulaboh – Pemerintah Gampong Lueng Baro, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes) Tahun Anggaran 2026 yang dirangkai dengan kegiatan Rembuk Stunting, Rabu (29/10/2025) di Kantor Desa setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Woyla Barat, Kapolsek Woyla Barat, Danramil 10 Woyla Barat yang diwakili oleh Bhabinsa, pendamping kecamatan dan desa, keuchik beserta perangkat Gampong Lueng Baro, serta tokoh masyarakat setempat.

Musrembangdes dan Rembuk Stunting ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam menekan angka stunting yang secara nasional ditargetkan turun hingga 14 persen. Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah langkah strategis untuk menekan angka stunting di tingkat desa.

Beberapa poin penting yang disepakati antara lain:

1. Pencegahan sejak dini dengan memastikan asupan gizi yang cukup bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
2. Pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung ketahanan pangan, bantuan langsung tunai (BLT), perbaikan gizi keluarga, serta peningkatan layanan kesehatan.
3. Penguatan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah gampong, tenaga kesehatan, TNI–Polri, dan tokoh masyarakat dalam pendampingan keluarga berisiko stunting.
4. Komitmen bersama seluruh peserta untuk melakukan pendampingan dan pemantauan langsung terhadap keluarga sasaran.

Personel Polsek Woyla Barat melalui Bhabinkamtibmas turut memberikan imbauan agar kegiatan berlangsung tertib serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendukung program kesehatan keluarga.

Dalam analisa kegiatan, stunting di tingkat desa disebut sebagai isu strategis nasional yang berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi. Masyarakat dinilai masih membutuhkan edukasi berkelanjutan mengenai pola asuh dan gizi seimbang.

Selain itu, dukungan keamanan dari Polsek Woyla Barat juga dinilai penting agar pelaksanaan program berjalan lancar, transparan, dan bebas dari penyalahgunaan Dana Desa.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program penurunan stunting di daerah.

“Polri melalui Bhabinkamtibmas siap berkolaborasi dalam pengawasan dan pendampingan di tingkat gampong agar setiap program tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Kegiatan Musrembangdes dan Rembuk Stunting di Gampong Lueng Baro berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kolaborasi antara aparat pemerintahan, masyarakat, serta unsur keamanan dalam upaya bersama menurunkan angka stunting di Kabupaten Aceh Barat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY