Aceh Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukum Polres Aceh Barat, personel melaksanakan kegiatan monitoring pada Sabtu (18/04/2026) mulai pukul 17.00 WIB.
Kegiatan monitoring dilakukan di dua SPBU di wilayah Kabupaten Aceh Barat, yakni SPBU Manekroo dan SPBU Kuta Padang. Langkah ini merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam melaksanakan pengawasan, pemantauan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan distribusi barang kebutuhan vital masyarakat, khususnya sektor energi, guna memastikan ketersediaan BBM tetap aman, lancar, dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.
Dari hasil pengecekan di SPBU Manekroo, ketersediaan BBM saat ini meliputi Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Dexlite, serta Bio Solar dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, di SPBU Kuta Padang juga terpantau ketersediaan BBM jenis Pertamina Dex, Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Dexlite, dan Bio Solar dalam keadaan stabil dengan suplai yang berjalan normal sesuai jadwal distribusi.
Adapun jam operasional kedua SPBU tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan pelayanan kepada masyarakat berlangsung lancar tanpa adanya kendala berarti di lapangan.
Dari hasil monitoring juga diketahui adanya penyesuaian harga pada beberapa jenis BBM, di antaranya Pertalite tetap Rp10.000, Solar Rp6.800, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp19.850, Pertamina Dex Rp24.450, serta Dexlite Rp24.150.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui personel pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap distribusi kebutuhan masyarakat, khususnya bahan bakar minyak, agar tetap berjalan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Selain itu, Polres Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan secara berkala di seluruh wilayah hukum, guna mencegah terjadinya potensi penyimpangan seperti penimbunan, permainan harga, maupun gangguan distribusi yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan monitoring berakhir pada pukul 18.00 WIB dan selama pelaksanaan kegiatan situasi di wilayah Kabupaten Aceh Barat terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang menonjol.










































