Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah di Pante Ceureumen

Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah di Pante Ceureumen

41
0
SHARE

Meulaboh — Sebuah rumah milik warga di Gampong Manjeng, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, terbakar pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun rumah mengalami kerusakan cukup parah di bagian tengah dan ruang tamu.

Menurut keterangan warga, api pertama kali terlihat keluar dari bagian ruang tengah atau mushola rumah. Saat kejadian, sejumlah warga yang melintas di jalan Meulaboh – Pante Ceureumen melihat asap tebal dan segera bergegas membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Pante Ceureumen, Iptu Faisal Riza, menjelaskan bahwa upaya pemadaman juga dibantu oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga sekitar. “Sekitar pukul 12.10 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan bersama warga berhasil memadamkan api secara keseluruhan pada pukul 12.40 WIB,” ujar Iptu Faisal Riza.

Dugaan sementara, kebakaran tersebut disebabkan korsleting listrik atau arus pendek yang memicu percikan api hingga membakar sebagian rumah milik Jamaluddin (49), seorang wiraswasta setempat.

Akibat kejadian ini, ruang tengah (mushola) dan plafon PVC ruang tamu hangus terbakar, dengan kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Pante Ceureumen melakukan langkah-langkah penanganan, antara lain pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), pendataan terhadap korban dan saksi, koordinasi dengan tim Inafis Polres Aceh Barat, serta pendokumentasian untuk laporan resmi.

Situasi di lokasi kini telah aman dan terkendali. Aparat mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi korsleting listrik dan memastikan instalasi di rumah masing-masing dalam kondisi aman untuk mencegah kebakaran serupa di kemudian hari.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY