Aceh Barat – Dalam upaya menjaga stabilitas pangan serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah masyarakat, Polsek Sungai Mas melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di wilayah hukumnya, Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh dua personel Polsek Sungai Mas dengan menyasar sejumlah titik distribusi bahan pokok, seperti pasar grosir serta warung usaha kecil menengah (UKM) di Gampong Geudong, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.
Monitoring ini difokuskan pada sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari, di antaranya beras, minyak goreng curah, serta gas elpiji 3 kilogram. Personel turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan harga sekaligus memastikan ketersediaan barang di tingkat pedagang.
Selain melakukan pemantauan, personel juga berdialog dengan para pedagang guna menggali informasi terkait kondisi distribusi, ketersediaan stok, serta potensi kendala yang dihadapi dalam penyaluran bahan pokok kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi masyarakat.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Sungai Mas, AKP Mhd. Jahrisyah Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi. Selain itu, kami juga mengantisipasi adanya praktik penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga minyak goreng curah terpantau berada di kisaran Rp13.000 per liter, sementara harga beras berkisar antara Rp12.000 hingga Rp18.000 per kilogram, tergantung pada jenis dan kualitasnya. Untuk gas elpiji 3 kilogram, harga jual tercatat sebesar Rp18.000 per tabung dan masih tersedia di tingkat pengecer.
Secara umum, kondisi ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Sungai Mas terpantau aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Aktivitas jual beli di pasar maupun warung juga berjalan normal tanpa adanya gangguan yang signifikan.
Kegiatan monitoring ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan stabilitas harga, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan kepastian, khususnya dalam sektor kebutuhan pokok. Diharapkan, melalui langkah ini, potensi gangguan distribusi maupun fluktuasi harga dapat diantisipasi sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Sungai Mas akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah hukumnya.










































