Cegah Pelanggaran dan Ancaman Keamanan Laut, Sat Polairud Polres Aceh Barat Edukasi...

Cegah Pelanggaran dan Ancaman Keamanan Laut, Sat Polairud Polres Aceh Barat Edukasi Nelayan Pesisir

4
0
SHARE

Aceh Barat –Upaya menjaga keamanan wilayah perairan dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut terus dilakukan oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Aceh Barat. Melalui kegiatan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat pesisir, personel Sat Polairud mengajak nelayan untuk meningkatkan keselamatan saat melaut serta berperan aktif dalam menjaga keamanan perairan, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh personel Regu B Sat Polairud Polres Aceh Barat tersebut berlangsung di Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, mulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk memperkuat kesadaran hukum masyarakat pesisir sekaligus mengantisipasi berbagai potensi ancaman keamanan yang dapat terjadi di wilayah laut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Aceh Barat, AKP Karianta, mengatakan bahwa peran masyarakat pesisir, khususnya nelayan, sangat penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.

“Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang paling sering beraktivitas di laut sehingga memiliki peran strategis dalam membantu menjaga keamanan perairan. Oleh karena itu, kami terus memberikan edukasi dan pembinaan agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan kerja, mematuhi aturan perikanan, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di laut,” ujar AKP Karianta.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud menyampaikan sejumlah imbauan kepada para nelayan terkait pentingnya mengutamakan keselamatan saat bekerja di laut. Masyarakat diingatkan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar, serta melengkapi diri dengan peralatan keselamatan guna mengantisipasi risiko kecelakaan di perairan.

Selain aspek keselamatan, petugas juga mengingatkan para nelayan agar tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan di luar zona yang telah ditentukan. Langkah tersebut penting untuk menghindari pelanggaran batas wilayah perairan yang dapat berujung pada penindakan oleh aparat negara lain serta menimbulkan kerugian bagi nelayan.

Personel Sat Polairud juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut dengan tidak menggunakan metode penangkapan ikan yang merusak lingkungan, seperti penggunaan bahan peledak, racun, maupun alat tangkap yang dilarang. Praktik-praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat mengancam keberlangsungan sumber daya perikanan yang menjadi mata pencaharian masyarakat pesisir.

Dalam kesempatan itu, masyarakat turut diajak untuk berperan aktif membantu aparat keamanan dengan segera melaporkan apabila menemukan kapal asing yang mencurigakan, dugaan penyelundupan, aktivitas ilegal di laut, maupun indikasi masuknya warga negara asing secara tidak sah melalui jalur perairan.

Menurut AKP Karianta, kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan wilayah laut dari berbagai ancaman, termasuk tindak pidana lintas negara yang memanfaatkan jalur perairan sebagai sarana aktivitas ilegal.

“Keamanan laut merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat penegak hukum, berbagai potensi gangguan keamanan dapat terdeteksi lebih cepat sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara optimal,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan pesisir dan perairan Gampong Panggong terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

Sat Polairud Polres Aceh Barat akan terus mengoptimalkan kegiatan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan laut, melindungi sumber daya kelautan dan perikanan, serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam mewujudkan perairan Aceh Barat yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY