Aceh Barat – Hujan yang disertai angin kencang mengakibatkan satu batang pohon cemara tumbang dan menimpa tiang listrik di ruas Jalan Nasional Meulaboh–Banda Aceh, tepatnya di Gampong Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan sebagian badan jalan tertutup batang pohon dan kabel listrik sehingga arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.
Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Samatiga Polres Aceh Barat segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses evakuasi dapat berlangsung cepat dan aman.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Samatiga IPTU Ade Haidir, S.H., mengatakan bahwa respons cepat yang dilakukan personel merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat dalam memberikan rasa aman sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan area, melakukan pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan BPBD Aceh Barat dan PLN Rayon Samatiga. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Berkat kerja sama seluruh pihak, proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat sehingga arus kendaraan kembali normal,” ujar IPTU Ade Haidir.
Ia menjelaskan, personel kepolisian tetap berada di lokasi selama proses penanganan berlangsung guna memastikan keamanan pengguna jalan serta mendukung kelancaran proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas BPBD dan PLN.
Di lokasi kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melakukan pemotongan batang pohon menggunakan mesin chainsaw, sementara petugas PLN Rayon Samatiga mengevakuasi tiang listrik yang patah dan mengamankan jaringan listrik guna mencegah gangguan penyaluran arus maupun potensi bahaya bagi masyarakat.
Selama proses evakuasi berlangsung, personel Polsek Samatiga melakukan pengaturan lalu lintas secara bergantian agar kendaraan dari arah Meulaboh maupun Banda Aceh tetap dapat melintas dengan aman. Berkat koordinasi yang baik antara Polri, BPBD, PLN, dan masyarakat, material pohon yang menutup badan jalan berhasil dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal dalam waktu singkat.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Samatiga IPTU Ade Haidir, S.H., turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar lebih berhati-hati saat hujan disertai angin kencang. Kurangi kecepatan kendaraan, hindari berhenti atau berteduh di bawah pohon besar maupun di dekat tiang listrik, serta segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan pohon tumbang atau kondisi lain yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, sekaligus menunjukkan sinergi yang baik antara Polri, BPBD, PLN, dan masyarakat dalam menangani situasi darurat sehingga aktivitas masyarakat di jalur nasional Meulaboh–Banda Aceh dapat kembali berjalan aman dan lancar.










































