Respons Cepat Satpolairud Polres Aceh Barat Selamatkan ABK KM Putri Ayu yang...

Respons Cepat Satpolairud Polres Aceh Barat Selamatkan ABK KM Putri Ayu yang Karam di Perairan Aceh Barat

0
0
SHARE

Aceh Barat – Kesigapan personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Aceh Barat bersama masyarakat nelayan berhasil menyelamatkan seluruh awak KM Putri Ayu yang mengalami musibah karam akibat dihantam cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Aceh Barat. Operasi penyelamatan yang berlangsung sejak Rabu malam hingga Kamis pagi itu berakhir dengan seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Insiden tersebut bermula ketika KM Putri Ayu GT 4 yang dinakhodai Musliadi (26) bersama seorang ABK, Iwan (27), berangkat melaut pada Selasa (4/8/2026). Setelah semalam berada di tengah laut, kondisi cuaca berubah drastis. Gelombang tinggi disertai angin kencang menyebabkan kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya karam di perairan sekitar 23 mil laut dari pesisir Kabupaten Aceh Barat.

Beruntung, kedua nelayan berhasil diselamatkan oleh kapal pukat KM Sukma yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Informasi tersebut segera diterima oleh Satpolairud Polres Aceh Barat yang langsung mengoordinasikan upaya penyelamatan bersama nelayan setempat.

Tanpa menunggu lama, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, personel Satpolairud yang dipimpin Kasat Polairud Polres Aceh Barat AKP Karianta S. bersama sejumlah nelayan bertolak dari Pancang Inabah Laut, Gampong Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan. Dengan menggunakan satu unit boat nelayan, tim menempuh perjalanan menuju lokasi kapal yang dilaporkan karam untuk mengevakuasi para korban sekaligus menarik kapal menuju daratan.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP Karianta S., mengatakan bahwa kecepatan respons personel merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang setiap hari beraktivitas di wilayah perairan.

“Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan nelayan. Alhamdulillah seluruh awak kapal berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Keselamatan masyarakat selalu menjadi prioritas utama kami dalam setiap penanganan kejadian di wilayah perairan,” ujar AKP Karianta.

Ia juga mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca, memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak berlayar, serta melengkapi perlengkapan keselamatan sebelum melaut guna mengurangi risiko kecelakaan di laut.

Setelah melakukan pencarian dan penjemputan selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil menjangkau lokasi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Seluruh awak KM Putri Ayu kemudian dievakuasi, sementara kapal yang mengalami kebocoran akibat diterjang gelombang ditarik menuju pangkalan di Kecamatan Johan Pahlawan.

Sekitar pukul 09.00 WIB, operasi penyelamatan dinyatakan selesai setelah KM Putri Ayu bersama kedua awaknya tiba di dermaga Gampong Ujung Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Seluruh korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga dalam kondisi sehat, sedangkan kapal mengalami kerusakan cukup berat pada beberapa bagian akibat kuatnya hempasan ombak.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Keberhasilan operasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat nelayan dalam menghadapi situasi darurat di laut. Kolaborasi yang cepat, terkoordinasi, dan penuh kepedulian tidak hanya berhasil menyelamatkan nyawa para nelayan, tetapi juga memastikan proses evakuasi berlangsung aman hingga seluruh korban dapat kembali berkumpul dengan keluarga. Polres Aceh Barat pun kembali mengimbau masyarakat pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan melaut ketika kondisi cuaca dinilai tidak bersahabat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY