Meulaboh – Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat di tingkat desa, jajaran Polsek Sungai Mas melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di wilayah hukumnya pada Selasa (03/02/26) pagi. Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan harga minyak goreng curah, beras, dan gas elpiji ukuran 3 kilogram yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.
Patroli monitoring tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di kawasan Gampong Lancong, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Dua personel Polsek Sungai Mas diturunkan untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan dengan menyambangi sejumlah pedagang di pasar grosir serta warung-warung Usaha Kecil Menengah (UKM) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp13.000 per liter, sedangkan harga beras bervariasi antara Rp12.000 hingga Rp18.000 per kilogram tergantung kualitas. Sementara itu, harga gas elpiji 3 kilogram terpantau stabil di angka Rp18.000 per tabung. Secara umum, tidak ditemukan adanya lonjakan harga yang signifikan, dan ketersediaan stok bahan pokok masih mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Sungai Mas, AKP Mhd. Jahrisyah Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring harga sembako ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam mendukung upaya pemerintah menjaga kestabilan ekonomi di tingkat daerah, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki akses ekonomi terbatas.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak ada indikasi penimbunan maupun permainan harga oleh pihak-pihak tertentu. Kehadiran Polri di pasar juga diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik bagi pedagang maupun pembeli,” ujar AKP Mhd. Jahrisyah Siregar.
Selain melakukan pendataan harga, petugas juga menyampaikan imbauan kepada pedagang agar tetap menjual barang sesuai harga pasaran yang wajar serta menjaga pasokan agar tidak terjadi kelangkaan. Petugas mengingatkan bahwa stabilitas harga sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang musim tanam dan momen hari besar keagamaan yang kerap memicu peningkatan permintaan barang.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Situasi pasar maupun aktivitas perdagangan di wilayah Kecamatan Sungai Mas terpantau normal tanpa adanya kendala berarti. Polsek Sungai Mas berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Polres Aceh Barat.










































