Polsek Kaway XVI Dukung Program Swasembada Pangan, Hadiri Kegiatan Penanaman Bibit Jagung...

Polsek Kaway XVI Dukung Program Swasembada Pangan, Hadiri Kegiatan Penanaman Bibit Jagung Kwartal I Tahun 2026 di Kecamatan Panton Reu

16
0
SHARE

Meulaboh – Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan nasional, jajaran Polres Aceh Barat melalui Polsek Kaway XVI turut menghadiri kegiatan Penanaman Bibit Jagung Kwartal I Tahun 2026 yang berlangsung di Gampong Paya Baro Muko, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, pada Selasa (03/02/26) siang.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Aceh Barat. Penanaman bibit jagung tersebut dilakukan di lahan seluas 0,2 hektar dengan target perluasan hingga 2 hektar. Lahan yang digunakan merupakan bagian dari area Ketahanan Pangan Polsubsektor Panton Reu yang digarap bersama masyarakat setempat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur pemerintahan dan instansi terkait, di antaranya Camat Panton Reu yang diwakili oleh Sekcam M. Nasir, S.E., Koordinator Penyuluh Dinas Pertanian Aceh Barat Safrina, S.St., M.P., Kapolsek Kaway XVI yang diwakili oleh Kapolsubsektor Panton Reu Aiptu Tajuddin Daulay, Kepala BPP Panton Reu Caca Yulianda, S.St., Keuchik Gampong Paya Baro Muko, serta Ketua Kelompok Tani Gaseh Sayang Harkat Sulaiman bersama seluruh anggota kelompok tani.

Kegiatan penanaman bibit jagung ini dilaksanakan secara gotong royong dan menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat lokal. Selain menanam secara langsung, para peserta juga melakukan pengecekan kesiapan lahan serta ketersediaan sarana pendukung untuk tahap penanaman berikutnya.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Kaway XVI, AKP Fahrinaldi, menyampaikan bahwa dukungan Polri terhadap program swasembada pangan merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah.

“Program penanaman jagung ini sangat penting dalam memperkuat ketersediaan pangan masyarakat. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani untuk memastikan kegiatan pertanian berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar AKP Fahrinaldi.

Lebih lanjut dijelaskan, program ketahanan pangan ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara aparat keamanan dan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah kegiatan pertanian diharapkan dapat mendorong semangat petani untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan hasil panen mereka.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kegiatan penanaman berlangsung lancar, aman, dan penuh antusiasme. Masyarakat terlihat kompak dalam melaksanakan kegiatan tersebut, yang diharapkan menjadi awal yang baik bagi keberhasilan panen jagung di wilayah Kecamatan Panton Reu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI–Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung Program Presiden Republik Indonesia untuk mencapai Swasembada Pangan Tahun 2026. Dengan kerja sama lintas sektor ini, Kabupaten Aceh Barat diharapkan dapat menjadi salah satu wilayah yang berkontribusi aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY