Polres Aceh Barat Gelar Pengecekan Senpi Organik, Tegaskan Komitmen Lindungi Masyarakat

Polres Aceh Barat Gelar Pengecekan Senpi Organik, Tegaskan Komitmen Lindungi Masyarakat

18
0
SHARE

Meulaboh – Dalam rangka memastikan kesiapan operasional serta mencegah potensi penyalahgunaan senjata api, Polres Aceh Barat menggelar kegiatan Pengecekan Senjata Api (Senpi) Organik Polri yang Dipinjam Pakaikan kepada Personel pada Jumat, (16/05/2025).

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung di Lapangan Apel Polres Aceh Barat. Pengecekan ini dipimpin langsung oleh jajaran pengawasan internal, melibatkan Kabag Log, Sie Propam, dan Siewas, serta seluruh personel Polres Aceh Barat yang memegang senjata api organik.

Pemeriksaan dilakukan menyeluruh terhadap beberapa aspek penting meliputi Aspek Administrasi, termasuk kelengkapan dokumen pinjam pakai dan hasil tes psikologi personel, Aspek Kelayakan dan Kebersihan Senjata, untuk memastikan bahwa senpi dalam kondisi prima, aman, dan siap digunakan serta Aspek Kesehatan Personel, guna menjamin bahwa pemegang senpi berada dalam kondisi fisik dan mental yang stabil.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi bentuk nyata dari pengawasan internal dan penguatan kedisiplinan personel.

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua perlengkapan operasional dalam kondisi prima dan siap digunakan sewaktu-waktu. Ini adalah bagian dari kesiapsiagaan operasional personel dalam menghadapi berbagai situasi kontinjensi dan kegiatan kepolisian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa setiap personel yang diberikan tanggung jawab memegang senjata api harus menyadari bahwa senjata tersebut adalah amanah negara.

“Senjata api bukan hanya alat pertahanan pribadi, tetapi simbol kepercayaan institusi dan negara kepada anggota Polri. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi setiap personel untuk merawat dan memastikan senjata yang dipinjam pakaikan dalam kondisi siap pakai dan terawat dengan baik,” tambah AKBP Yhogi.

Ia juga menegaskan bahwa senjata api harus digunakan secara bijak dan profesional semata-mata untuk melindungi masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi ataupun disalahgunakan dalam bentuk apa pun.

“Senjata api adalah sarana terakhir untuk melindungi masyarakat dari ancaman. Personel yang memegang senpi harus senantiasa menjunjung tinggi prinsip humanis, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap penggunaannya,” tegas Kapolres.

Pemeriksaan ini direncanakan akan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi secara cepat apabila terjadi kerusakan atau kekurangan pada senpi, sehingga bisa segera dilakukan perbaikan atau penggantian.

Kegiatan pengecekan berakhir pada pukul 09.20 WIB dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian berjalan sesuai prosedur, mencerminkan kedisiplinan serta kesiapan personel dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian.

Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga standar operasional yang tinggi dan memastikan bahwa seluruh perangkat tugas, termasuk senjata api, digunakan secara proporsional, profesional, dan dalam kerangka perlindungan terhadap masyarakat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY