Polres Aceh Barat Dukung Program Ketahanan Pangan, Kapolsek Meureubo Hadiri Panen Raya...

Polres Aceh Barat Dukung Program Ketahanan Pangan, Kapolsek Meureubo Hadiri Panen Raya Serentak di Lapas Kelas II B Meulaboh

13
0
SHARE

Meulaboh — Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Hal ini terlihat dari kehadiran Kapolsek Meureubo, Iptu Bagus Erdyanthoro, S.Tr.K., M.H., mewakili Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., pada kegiatan Panen Raya Serentak Program Ketahanan Pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia di Lapas Kelas II B Meulaboh, Gampong Paya Peunaga, Kecamatan Meureubo, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.45 WIB dan berlangsung secara nasional melalui sambungan Zoom Meeting yang dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon. Seluruh Lapas di Indonesia, termasuk Lapas Kelas II B Meulaboh, mengikuti kegiatan tersebut secara serentak.

Turut hadir dalam kegiatan di Lapas Meulaboh antara lain Kepala Lapas Kelas II B Meulaboh Tendi Kustendi, A.Md.IP., S.H., perwakilan Dinas Pertanian melalui Satgas Swasembada Pangan Abdul Wahab, Danramil 04/Meureubo diwakili Batuud Pelda Sirwan, Kepala Puskesmas Meureubo Erna Winta, S.Tr.Keb., Keuchik Gampong Paya Peunaga Ikhsan Nurkhairi, serta sejumlah petugas Lapas dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, para tamu undangan turut menyaksikan hasil panen dari berbagai komoditas yang dikembangkan di lingkungan Lapas Meulaboh, antara lain jagung, tanaman hortikultura, palawija, ayam petelur, ikan nila, dan ikan lele. Selain itu, Lapas Nusakambangan juga berpartisipasi dengan panen udang vaname sebagai bagian dari kegiatan nasional.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, melalui Kapolsek Meureubo, Iptu Bagus Erdyanthoro, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sarana pembinaan positif bagi warga binaan pemasyarakatan.

“Program ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi yang patut diapresiasi. Selain mendorong kemandirian ekonomi warga binaan, hasil panen juga disalurkan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah provinsi sebagai wujud kepedulian sosial,” ujar Iptu Bagus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil panen tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Langkah ini, kata Iptu Bagus, mencerminkan nilai kemanusiaan dan solidaritas yang tinggi antarwarga negara.

“Kami dari jajaran Polres Aceh Barat siap mendukung dan mengamankan kegiatan serupa agar pelaksanaannya berjalan tertib dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan panen raya serentak berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan terkendali.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY