Aceh Barat – Kapolsek Woyla Barat Iptu Munandar, S.H., turut mengawal pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2027 dan Rembuk Stunting di Gampong Lueng Baro, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (20/8/2026). Kehadiran kepolisian dalam forum tersebut menegaskan komitmen Polri untuk ikut mendukung pembangunan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat gampong.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Gampong Lueng Baro mulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri Camat Woyla Barat Kamaruddin, S.E., Kapolsek Woyla Barat Iptu Munandar, S.H., perwakilan Danramil 10 Woyla Barat Koptu Edwar, staf gizi Puskesmas Woyla Barat, pendamping kecamatan dan desa, Keuchik beserta perangkat gampong, tokoh masyarakat serta kader Posyandu.
Musrenbangdes menjadi forum untuk membahas arah pembangunan Gampong Lueng Baro pada 2027. Bersamaan dengan itu, Rembuk Stunting diarahkan untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan persoalan gizi pada ibu hamil, bayi dan balita melalui keterlibatan berbagai unsur.
Dalam forum tersebut, Kapolsek Woyla Barat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah gampong, tenaga kesehatan, TNI-Polri, pendamping desa dan masyarakat. Menurutnya, persoalan kesehatan keluarga dan pembangunan gampong membutuhkan dukungan seluruh pihak agar program yang disusun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Woyla Barat Iptu Munandar, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam forum pembangunan tingkat gampong merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus mendorong terciptanya pembangunan yang aman, tertib dan tepat sasaran.
“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Kami juga berkomitmen mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Melalui komunikasi dan sinergi dengan pemerintah gampong serta seluruh unsur terkait, kami berharap program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Iptu Munandar.
Dalam pembahasan Rembuk Stunting, peserta menyoroti pentingnya pencegahan sejak dini melalui pemenuhan gizi ibu hamil, bayi dan balita. Edukasi mengenai pola asuh, gizi seimbang, kesehatan keluarga dan pemantauan terhadap keluarga yang berisiko stunting juga dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Kapolsek turut mengingatkan agar pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari Dana Desa dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan. Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah gampong dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman serta mendukung kelancaran program pembangunan.
Selain isu stunting, Kapolsek Woyla Barat juga memanfaatkan forum tersebut untuk mengingatkan masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat dan mengganggu aktivitas warga. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” tegas Iptu Munandar.
Pesan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polri dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Woyla Barat. Edukasi langsung kepada masyarakat dinilai penting agar pencegahan dapat dilakukan sejak dini sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Keterlibatan Kapolsek dalam Musrenbangdes dan Rembuk Stunting juga memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat memperkuat komunikasi, mendeteksi potensi persoalan sejak awal serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Melalui forum tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan Gampong Lueng Baro, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga serta menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.
Kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Polsek Woyla Barat memastikan komunikasi dan sinergi dengan pemerintah gampong serta masyarakat terus dibangun sebagai bagian dari upaya menghadirkan Polri yang aktif, preventif dan dekat dengan masyarakat.










































