Fuso Bermuatan Drum Terbalik di Woyla Timur, Jalan Berlubang dan Tergenang Diduga...

Fuso Bermuatan Drum Terbalik di Woyla Timur, Jalan Berlubang dan Tergenang Diduga Jadi Pemicu

3
0
SHARE

Aceh Barat – Sebuah truk Colt Diesel Fuso bermuatan puluhan drum terbalik di Jalan Meulaboh–Tutut, Gampong Alue Kuyun, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (13/8/2026) siang. Kecelakaan tunggal itu terjadi saat kendaraan melintasi ruas jalan yang berlubang dan tergenang air.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Fuso warna kuning biru bernomor polisi BL 8698 AD yang dikemudikan Mustaqim (42), warga Gampong Mamplam, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, bergerak dari arah Meulaboh menuju Tutut, Kecamatan Sungai Mas.

Saat tiba di lokasi, ban kendaraan masuk ke bagian jalan yang berlubang dan tergenang. Kendaraan kemudian oleng ke sisi kiri hingga kehilangan keseimbangan dan terbalik di badan jalan.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Eko Suhendro, S.H., mengatakan personel telah mendatangi lokasi dan melakukan penanganan awal, termasuk mengecek kondisi pengemudi serta penumpang.

“Personel sudah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi. Kondisi korban juga sudah kami cek,” kata AKP Eko Suhendro.

Mustaqim diketahui mengalami syok serta mengeluhkan nyeri pada bagian dada dan sesak. Sementara seorang penumpang, Edi Miswar (39), warga Gampong Cebrek, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, turut berada di dalam kendaraan saat kecelakaan terjadi.

Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.

Fuso tersebut membawa 24 drum, terdiri dari 15 drum berisi BBM jenis Dexlite dan sembilan drum kosong.

Saat kejadian, cuaca dalam kondisi mendung dan arus lalu lintas relatif sepi. Ruas jalan di lokasi berupa jalan beraspal dengan tikungan, namun terdapat sejumlah bagian yang berlubang dan tergenang air. Di sisi kanan dan kiri jalan terdapat kawasan perkebunan serta rawa.

Kasat Lantas Polres Aceh Barat mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi permukaan jalan, terutama saat melewati ruas yang berlubang maupun tergenang.

“Pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan meningkatkan kewaspadaan saat melewati lubang atau genangan air. Ini penting agar kendaraan tetap dalam kendali,” ujar AKP Eko.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengecek kondisi korban, mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terlibat. Penanganan kecelakaan selanjutnya dilakukan sesuai prosedur.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY