Bhabinkamtibmas Hadiri Musdes Seuneubok, Polri Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Bhabinkamtibmas Hadiri Musdes Seuneubok, Polri Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

1
0
SHARE

Aceh Barat – Arah pembangunan sebuah gampong tidak hanya ditentukan dari atas, tetapi juga lahir dari pembicaraan warga yang mengetahui langsung kebutuhan lingkungannya. Semangat tersebut terlihat dalam Musyawarah Desa (Musdes) Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Rabu (19/8/2026).

Musyawarah yang berlangsung di Balai Gampong Seuneubok itu menjadi ruang bagi pemerintah gampong dan masyarakat untuk membahas rencana kerja pemerintah gampong untuk Tahun Anggaran 2027. Berbagai unsur ikut terlibat dalam pembahasan, mulai dari aparatur gampong hingga perwakilan masyarakat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Johan Pahlawan Iptu Boby Apriyudi, S.H., turut mendukung keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam forum tersebut. Kehadiran personel Polri menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan kegiatan kemasyarakatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Musdes dihadiri Camat Johan Pahlawan, Keuchik Gampong Seuneubok, Ketua Tuha Peut, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur gampong dan dusun, Ketua Pemuda, Ketua PKK, Pendamping Desa serta warga masyarakat.

Bagi Polri, forum seperti ini memiliki nilai penting karena masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan pembangunan di wilayahnya. Bhabinkamtibmas yang berada dekat dengan warga juga dapat mengikuti perkembangan dinamika masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan warga.

Kapolsek Johan Pahlawan Iptu Boby Apriyudi, S.H., melalui personel Bhabinkamtibmas yang hadir, mendorong agar komunikasi antara masyarakat dan unsur pemerintahan gampong terus dijaga. Setiap aspirasi yang muncul diharapkan dapat dibahas secara terbuka dan diarahkan pada kepentingan bersama.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum tersebut juga menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak terbatas pada persoalan keamanan ketika terjadi gangguan. Berada di tengah masyarakat dalam kegiatan pemerintahan dan pembangunan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi sejak dini.

Hubungan yang dekat dengan masyarakat dinilai penting bagi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Melalui komunikasi yang rutin, berbagai persoalan di lingkungan gampong dapat lebih cepat diketahui dan dikoordinasikan dengan pihak terkait apabila membutuhkan penanganan.

Di sisi lain, perencanaan pembangunan yang melibatkan masyarakat diharapkan menghasilkan program yang lebih sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Masukan warga menjadi salah satu bagian penting dalam menentukan prioritas yang akan dituangkan dalam rencana kerja pemerintah Gampong Seuneubok Tahun Anggaran 2027.

Bagi Polres Aceh Barat, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan seperti Musdes merupakan bagian dari upaya menghadirkan Polri secara lebih dekat dan humanis. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun ruang komunikasi yang memungkinkan masyarakat menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan di lingkungannya.

Musyawarah yang berlangsung hingga siang hari itu kemudian menghasilkan bahan perencanaan kerja pemerintah Gampong Seuneubok untuk tahun anggaran mendatang.

Dari forum sederhana di tingkat gampong tersebut, satu hal kembali ditegaskan: pembangunan yang baik berawal dari masyarakat yang didengar, sementara keamanan yang kuat tumbuh dari komunikasi yang terus dijaga.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY