Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, Kapolres Aceh Barat Hadiri Peresmian Fasilitas Baru RSUD...

Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, Kapolres Aceh Barat Hadiri Peresmian Fasilitas Baru RSUD Cut Nyak Dhien

0
0
SHARE

Aceh Barat – Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., menghadiri peresmian sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan baru di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Senin (17/8/2026). Kehadiran Kapolres menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Aceh Barat.

Peresmian berlangsung di RSUD Cut Nyak Dhien, Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, sekitar pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., unsur TNI, jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha serta pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah fasilitas yang diperkuat dan diresmikan meliputi Unit Kateterisasi Jantung (Cath Lab), ICU Jantung berkapasitas empat tempat tidur, gedung baru Unit Gawat Darurat (UGD), ruang rawat inap Gedung II serta dua unit ambulans.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan penyakit jantung dan kondisi kegawatdaruratan.

Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh dr. Akbar Siregar, Sp.PD., mengatakan peningkatan sarana dan prasarana merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, modern dan tetap mengedepankan sisi humanis.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah Cath Lab yang mulai difungsikan pada 2026. Fasilitas tersebut memungkinkan pasien dengan gangguan jantung mendapatkan penanganan dan intervensi kardiologi di Aceh Barat tanpa harus langsung dirujuk ke luar daerah.

Bupati Aceh Barat Tarmizi menyebutkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026 sekitar 4.800 pasien jantung telah mendapatkan pelayanan di RSUD Cut Nyak Dhien. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen masih harus dirujuk ke luar daerah karena keterbatasan penanganan.

Dengan mulai berfungsinya Cath Lab dan diperkuatnya ICU Jantung, kemampuan rumah sakit dalam menangani pasien jantung diharapkan semakin meningkat sekaligus dapat mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah.

Penguatan pelayanan juga dilakukan pada sektor kegawatdaruratan. Kapasitas UGD yang sebelumnya 15 tempat tidur ditingkatkan menjadi 25 tempat tidur. Selain itu, rumah sakit mendapat tambahan 56 tempat tidur untuk ruang perawatan guna meningkatkan kapasitas pelayanan rawat inap.

Pengembangan fasilitas tersebut turut mendapat kontribusi dari PT Mifa Bersaudara melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan nilai sekitar Rp9,6 miliar. Dana tersebut antara lain digunakan untuk renovasi gedung Instalasi Rawat Jalan, pengadaan peralatan kesehatan IGD, perlengkapan rawat inap dan ICU, peralatan ruang tindakan serta dua unit ambulans.

Bupati Aceh Barat mengatakan pembenahan RSUD Cut Nyak Dhien dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak agar rumah sakit tersebut semakin mampu menjadi pilihan dan rujukan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Di tengah penguatan layanan tersebut, Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto mengapresiasi langkah pemerintah daerah, manajemen rumah sakit dan pihak swasta dalam meningkatkan fasilitas kesehatan masyarakat.

“Peningkatan fasilitas kesehatan tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat. Dengan layanan yang semakin lengkap, masyarakat memiliki akses yang lebih dekat terhadap pelayanan kesehatan yang dibutuhkan,” ujar AKBP Agus.

Kapolres menilai peningkatan sarana harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan. Menurutnya, kecepatan, profesionalisme dan sikap humanis menjadi bagian penting agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang tidak hanya lengkap, tetapi juga nyaman dan terpercaya.

“Pelayanan publik yang baik membutuhkan sinergi semua pihak. Polres Aceh Barat akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh stakeholder untuk mendukung pelayanan masyarakat,” katanya.

AKBP Agus menambahkan, lingkungan yang aman dan kondusif juga menjadi bagian penting dalam mendukung optimalnya pelayanan kesehatan. Karena itu, Polres Aceh Barat akan terus berkontribusi menjaga keamanan sehingga tenaga kesehatan dapat menjalankan tugas dengan baik dan masyarakat merasa nyaman saat memperoleh pelayanan.

“Polri siap mendukung berbagai upaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus menjaga situasi kamtibmas agar aktivitas pelayanan publik, termasuk pelayanan kesehatan, dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Kapolres.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Aceh Barat dan dilanjutkan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas yang telah ditingkatkan.

Momentum tersebut tidak hanya menandai bertambahnya fasilitas RSUD Cut Nyak Dhien, tetapi juga memperkuat kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha dan tenaga kesehatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dan berkualitas bagi masyarakat.

Bagi Polres Aceh Barat, kehadiran Kapolres dalam momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun sinergi lintas sektor dan mendukung setiap langkah yang bermuara pada peningkatan kualitas hidup serta pelayanan kepada masyarakat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY