Polri Hadir di Tengah Kepedulian Warga, Kapolsek Woyla Barat Dukung Program Rumah...

Polri Hadir di Tengah Kepedulian Warga, Kapolsek Woyla Barat Dukung Program Rumah Dhuafa di Pasi Jeut

1
0
SHARE

Aceh Barat – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali menghadirkan harapan baru di Gampong Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat. Sebuah rumah layak huni diserahkan melalui Program Bantuan Rumah Dhuafa 01 yang digagas Forum Tokoh Peduli Aceh Barat, Rabu (19/8/2026).

Peresmian dan penyerahan simbolis rumah tersebut menjadi momentum kebersamaan berbagai unsur dalam mendukung warga yang membutuhkan. Rumah tipe 36 itu dibangun dengan nilai sekitar Rp118 juta dan diberikan kepada Muhammad Dahlan sebagai penerima manfaat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Woyla Barat Iptu Munandar, S.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Sekda Aceh Barat Kurdi, S.T., Ketua Forum Tokoh Peduli Aceh Barat Adami Umar, S.Pd., Camat Woyla Barat Kamaruddin, S.E., unsur TNI, pemerintah gampong serta pengurus Forum Tokoh Peduli Aceh Barat.

Kehadiran Polri dalam kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat. Bagi kepolisian, menjaga keamanan dan ketertiban berjalan beriringan dengan membangun kepedulian serta mendukung berbagai kegiatan positif yang tumbuh di tengah warga.

Kapolsek Woyla Barat Iptu Munandar, S.H., mengapresiasi inisiatif Forum Tokoh Peduli Aceh Barat yang menghadirkan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan.

“Kami mengapresiasi kepedulian yang diwujudkan melalui pembangunan rumah ini. Polri akan terus mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga rumah ini memberikan kenyamanan bagi penerima dan menjadi berkah bagi semua pihak yang telah ikut membantu,” ujar Iptu Munandar.

Menurutnya, kepedulian sosial seperti pembangunan rumah layak huni menunjukkan bahwa persoalan masyarakat dapat dihadapi melalui semangat kebersamaan. Pemerintah, komunitas, tokoh masyarakat dan berbagai unsur lainnya dapat mengambil peran untuk menghadirkan manfaat nyata bagi warga.

Bagi Polres Aceh Barat, kehadiran personel dalam kegiatan kemasyarakatan juga menjadi bagian dari pendekatan Polri yang lebih dekat dengan warga. Ruang interaksi seperti ini dapat memperkuat komunikasi sekaligus membangun kepercayaan antara kepolisian dan masyarakat.

Program Rumah Dhuafa 01 menjadi contoh bahwa sebuah gerakan sosial dapat memberikan dampak yang langsung dirasakan. Rumah yang dibangun bersama bukan hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi penerimanya.

Bagi Muhammad Dahlan, rumah tersebut menjadi awal baru untuk menjalani kehidupan bersama keluarga dalam hunian yang lebih layak dan nyaman.

Dukungan Polri terhadap kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepolisian ingin terus hadir dalam berbagai sisi kehidupan masyarakat. Polri tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga ketika kepedulian dan semangat gotong royong tumbuh di tengah warga.

Dari Gampong Pasi Jeut, sebuah rumah sederhana memperlihatkan bahwa kepedulian yang dilakukan bersama dapat berubah menjadi harapan yang nyata bagi masyarakat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY