Polres Aceh Barat Terus Hadirkan Solusi Ekonomi Lewat Program Pangan Murah

Polres Aceh Barat Terus Hadirkan Solusi Ekonomi Lewat Program Pangan Murah

11
0
SHARE

Meulaboh – Upaya menjaga stabilitas pasokan beras di tengah masyarakat terus dilakukan Polres Aceh Barat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) Tanggap Inflasi. Kegiatan yang digelar pada Selasa (16/9/2025) ini berfokus pada distribusi beras SPHP sebanyak 2 ton dengan harga subsidi, sehingga dapat membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Beras SPHP yang disediakan merupakan hasil kerja sama antara Polres Aceh Barat dengan Bulog Cabang Meulaboh. Harga jualnya ditetapkan Rp62.000 per sak ukuran 5 kilogram, atau sekitar Rp12.400 per kilogram. Harga ini dinilai jauh lebih rendah dibanding harga pasaran, sehingga mendapat respons positif dari masyarakat di dua lokasi pelaksanaan, yakni Desa Padang Seurahet Kecamatan Johan Pahlawan dan Polsek Meureubo.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Iswandi, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa beras menjadi salah satu komoditas strategis yang paling berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Karena itu, pihaknya memastikan program pangan murah selalu menghadirkan stok beras dalam jumlah yang mencukupi.

“Distribusi beras melalui gerakan pangan murah ini menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan pokok harian masyarakat. Dengan harga subsidi Rp62.000 per sak, kami berharap warga bisa sedikit lebih ringan menghadapi tekanan harga di pasar,” ujar AKP Iswandi.

Ia menambahkan, keberadaan beras SPHP ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. Selain membantu masyarakat kecil, distribusi beras murah dapat menekan praktik penimbunan atau spekulasi harga yang kerap terjadi ketika pasokan terbatas.

Masyarakat tampak antusias membeli beras SPHP di lokasi kegiatan. Sebagian besar warga mengaku program ini sangat membantu, terutama bagi keluarga dengan penghasilan menengah ke bawah. “Kalau di pasar bisa lebih mahal, jadi ini sangat meringankan,” ujar salah seorang warga penerima beras subsidi.

Selain sebagai solusi ekonomi jangka pendek, Polres Aceh Barat juga menilai distribusi beras murah ini dapat menjadi sarana menjaga stabilitas sosial. Ketersediaan beras dengan harga terjangkau membuat warga merasa lebih tenang, sehingga potensi keresahan akibat lonjakan harga bahan pokok dapat ditekan.

Dengan pendistribusian 2 ton beras SPHP, Polres Aceh Barat berharap kebutuhan masyarakat di Kecamatan Johan Pahlawan dan Meureubo bisa terpenuhi secara merata. Program pangan murah ini juga akan terus digalakkan secara berkala di berbagai wilayah hukum Polres Aceh Barat, agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY