Sat Polairud Polres Aceh Barat Gencarkan Patroli di TPI Ujung Baroh, Himbau...

Sat Polairud Polres Aceh Barat Gencarkan Patroli di TPI Ujung Baroh, Himbau Nelayan Jaga Keselamatan dan Hindari Pelanggaran Laut

38
0
SHARE

MEULABOH – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Aceh Barat terus meningkatkan patroli preventif di wilayah pesisir. Pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, personel jaga Sat Polairud melaksanakan patroli dialogis di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Baroh, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan langsung kepada masyarakat dan nelayan agar selalu menjaga keselamatan kerja saat melaut serta mematuhi aturan zona tangkap ikan. Para nelayan juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas penangkapan dengan cara-cara merusak seperti menggunakan racun atau bahan peledak.

“Kami juga mengingatkan agar para nelayan tidak menangkap ikan di luar batas wilayah Indonesia untuk menghindari pelanggaran hukum lintas negara, dan segera melapor jika melihat kapal asing atau aktivitas mencurigakan seperti penyelundupan maupun pengangkutan migran ilegal,” ujar Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud.

Dari hasil patroli yang dilakukan, situasi perairan di sekitar TPI Ujung Baroh terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya pelanggaran ataupun aktivitas mencurigakan selama kegiatan berlangsung.

Kapolres AKBP Yhogi menjelaskan, kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat pesisir serta mencegah potensi pelanggaran di laut.

“Patroli dialogis ini efektif untuk menjaga komunikasi antara Polri dan nelayan. Dengan sinergi yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga kedaulatan wilayah perairan Aceh Barat dari ancaman penyelundupan, pelanggaran batas, maupun praktik ilegal lainnya,” tegasnya.

Ke depan, Sat Polairud Polres Aceh Barat akan terus memperkuat pengawasan, meningkatkan edukasi tentang zona tangkap, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mendeteksi dini potensi pelanggaran atau masuknya migran ilegal melalui jalur laut.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY