Aceh Barat – Personel Polsek Meureubo, Polres Aceh Barat, melaksanakan kegiatan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok berupa minyak goreng curah, cabai merah, dan cabai rawit di sejumlah pasar tradisional dalam wilayah Kecamatan Meureubo, Minggu (19/10/2025) sekira pukul 08.35 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok serta ketersediaannya di pasaran agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari hasil monitoring di Pasar dan toko kelontong Desa Meureubo, diketahui bahwa stok bahan pokok masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Harga minyak goreng curah tercatat Rp 15.000 per liter, cabai merah Rp 30.000 per kilogram, dan cabai rawit juga Rp 30.000 per kilogram.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Meureubo IPTU Bagus Erdyanthoro, S.Tr.K., mengatakan kegiatan monitoring ini rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di tingkat masyarakat.
“Polri berkomitmen hadir untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi. Kami juga berkoordinasi dengan pihak pasar dan pedagang agar tidak ada penimbunan maupun spekulasi harga,” ujar IPTU Bagus.
Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya preventif dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pengendalian inflasi daerah serta menjaga daya beli masyarakat di tingkat lokal.
“Kami berharap pedagang tetap menjual dengan harga wajar dan masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Dengan sinergi semua pihak, kestabilan harga di pasar bisa terus terjaga,” tambahnya.
Situasi di lapangan selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif. Para pedagang juga menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah dan kepolisian terhadap kebutuhan ekonomi masyarakat.










































