Aceh Barat – Polres Aceh Barat mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Masyarakat Menggugat (GERAM) di kawasan Tugu Simpang Pelor, depan Kantor DPRK Aceh Barat, Gampong Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (15/06/2026).
Aksi yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut berlangsung tertib dengan pengamanan yang dilakukan personel Polres Aceh Barat. Massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait berbagai isu nasional melalui orasi yang dilakukan secara bergantian di lokasi aksi.
Sebelum kegiatan dimulai, personel yang terlibat dalam pengamanan melaksanakan apel kesiapan yang dipimpin Wakapolres Aceh Barat, Kompol Hari Purnomo, S.H., M.H. Apel tersebut bertujuan memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya selama pengamanan berlangsung.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., mengatakan Polri memiliki kewajiban memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari hak demokrasi yang dijamin oleh undang-undang.
“Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai. Tugas Polri adalah memastikan kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata AKBP Yhogi Hadisetiawan.
Sekitar pukul 15.15 WIB, massa aksi mulai menyampaikan tuntutannya. Dalam orasi yang disampaikan, peserta aksi menyoroti sejumlah persoalan nasional, di antaranya terkait penggunaan anggaran negara, harga bahan bakar minyak, isu kebebasan pers, serta penolakan terhadap RUU Polri.
Selama aksi berlangsung, personel Polres Aceh Barat ditempatkan di sejumlah titik untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan normal dan tidak terjadi gangguan ketertiban.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga membangun komunikasi dengan koordinator lapangan dan peserta aksi. Pendekatan humanis terus dikedepankan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya gesekan maupun gangguan keamanan.
AKBP Yhogi menegaskan bahwa Polres Aceh Barat selalu mengutamakan pendekatan persuasif dalam setiap pengamanan aksi penyampaian pendapat. Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan dan peserta aksi menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Kondisi yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung merupakan hasil kerja sama semua pihak yang sama-sama menjaga ketertiban,” ujarnya.
Setelah menyampaikan seluruh aspirasinya, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Sekitar pukul 18.00 WIB kegiatan berakhir tanpa adanya insiden maupun gangguan keamanan yang menonjol.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Barat tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.










































