Meulaboh – Polres Aceh Barat menggelar panen jagung di lahan ketahanan pangan milik PT. Gading Bhakti, Gampong Baro Paya, Kecamatan Panton Reu, Rabu (21/5/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional yang didukung penuh oleh Polres Aceh Barat.
Panen jagung yang dimulai pukul 10.45 WIB di Abling 1 PT. Gading Bhakti dihadiri pejabat Polres Aceh Barat, Penyuluh Pertanian Kabupaten dan Kecamatan, Keuchik Gampong Baro Paya, serta unsur TNI dari Posramil Panton Reu.
Penanaman jagung seluas 3 hektar dilakukan sejak 30 Januari 2025, dengan hasil panen mencapai 8,2 ton ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Aceh Barat.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Polri dipercaya oleh Pemerintah sebagai penggerak utama program ketahanan pangan yang merupakan bagian dari Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Untuk itu Polres Aceh Barat berkomitmen penuh mendukung program ini dengan kolaborasi bersama stakeholder terkait dan masyarakat.
“Kegiatan panen ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Jagung merupakan komoditas strategis yang menjadi bahan baku pangan dan pakan ternak, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” ujar Kapolres.
Melihat potensi sumber daya manusia, ketersediaan lahan, serta pasar yang besar, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencapai swasembada jagung. Oleh sebab itu, penting untuk memperkuat pengelolaan hasil panen melalui pengolahan dan penyimpanan yang baik, agar surplus jagung dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama dengan adanya program penanaman jagung serentak yang telah dicanangkan pemerintah.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum panen semata, tetapi juga dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Aceh Barat. Hasil panen yang melimpah ini diharapkan menjadi contoh keberhasilan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta menginspirasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” tutup Kapolres.
Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh di Aceh Barat.










































