Meulaboh – Satlantas Polres Aceh Barat terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas, terutama di kalangan generasi muda. Melalui program Saweu Sikula, personel Satlantas menggelar sosialisasi keselamatan berkendara di SMA Negeri 1 Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (21/5/2025).
Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti dengan antusias oleh para siswa, siswi, serta dewan guru. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Satlantas Polres Aceh Barat dan Jasa Raharja Perwakilan Meulaboh.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Aceh Barat, Aipda M. Harist Nur, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif untuk menanamkan pemahaman keselamatan lalu lintas sejak usia sekolah.
“Dalam pelaksanaannya, kita menyampaikan arahan dan bimbingan terkait lalu lintas,” kata Aipda Harist.
Dalam penyuluhan itu, siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya etika berlalu lintas, serta diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan kendaraan.
“Kami juga mengimbau agar siswa yang belum cukup usia atau belum memiliki SIM tidak mengendarai sepeda motor saat ke sekolah. Ini demi keselamatan mereka sendiri,” ujarnya.
Tak hanya berhenti di ruang kelas, Harist menyebut pihaknya aktif menyampaikan pesan keselamatan melalui berbagai media.
“Kami juga melakukan pembinaan dan penyuluhan ke desa-desa, menyampaikan edukasi lalu lintas lewat radio, serta rutin membagikan konten keselamatan berkendara di media sosial Satlantas Polres Aceh Barat,” jelasnya.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas Iptu Yusrizal, S.E., berharap kegiatan seperti ini bisa membawa perubahan nyata.
“Kami ingin pelajar jadi pelopor keselamatan lalu lintas. Kesadaran ini penting ditanam sejak dini agar mereka tumbuh menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab,” kata Iptu Yusrizal.
Dengan edukasi yang terus digencarkan, Polres Aceh Barat optimis budaya tertib berlalu lintas bisa tumbuh kuat di masyarakat, dimulai dari sekolah.










































