Perketat Pengawasan Perairan, Satpolairud Polres Aceh Barat Laksanakan Patroli Laut

Perketat Pengawasan Perairan, Satpolairud Polres Aceh Barat Laksanakan Patroli Laut

89
0
SHARE

Meulaboh – Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Aceh Barat terus berupaya menjaga keamanan wilayah perairan dengan rutin melaksanakan patroli di seputaran garis Pantai.

Patroli perairan ini dilakukan dalam rangka penjagaan dan monitoring kapal yang mencurigakan masuk di wilayah perairan Aceh Barat guna mengantisipasi penyelundupan etnis Rohingnya, Sabu – sabu, Peyelundupan dan Penggunaan alat tangkap yang melanggar aturan seperti bom ikan atau racun ikan .

Dalam Kegiatan tersebut Kasat Polairud Iptu Suherman, S.E bersama Personel melakukan pemeriksaan terhadap Kapal Boat nelayan yang ditemui saat patroli.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S. I. K, M. H melalui Kasat Polairud Iptu Suherman, S.E mengatakan, Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak pidana di wilayah perairan Aceh Barat .

“Kami berpatroli diseputaran garis pantai wilayah Aceh Barat guna memastikan Wilayah Laut bebas dari potensi Kriminalitas dan gangguan Keamanan lainnya.” Ungkapnya.

Selama patroli, tim melakukan pemeriksaan terhadap unit kapal nelayan yang ditemui untuk memastikan kelengkapan dokumen dan memeriksa muatan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan tidak adanya pelanggaran hukum di wilayah Aceh Barat.

“Kita Juga melakukan pemeriksaan terhadap kapal nelayan untuk memastikan keselamatan berlayar seperti dokumen kapal dan alat alat keselamatan berlayar seperti jaket pelampung, ring boy, apar dan Kotak P3K.” Ujarnya.

“Dalam pemeriksaan tersebut dokumen kapal lengkap, dan tidak ditemukan barang-barang ilegal di kapal tersebut. selanjutnya kepada nahkoda diberi peringatan, imbauan dan arahan untuk selalu waspada, menjaga keselamatan berlayar dan berkerja di laut serta tidak menggunakan alat tangkap ilegal,” tambahnya.

Kegiatan patroli seperti ini akan terus kita lakukan demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan di wilayah perairan Aceh Barat terutama antisipasi masuknya pengungsi rohingnya serta mencegah potensi tindak kejahatan terutama menjelang Pilkada 2024. Pungkasnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY