Aceh Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta meningkatkan rasa aman di tengah warga, Satuan Samapta Polres Aceh Barat melaksanakan Patroli Rutin Perintis Presisi di berbagai titik strategis wilayah hukum Polres Aceh Barat, Jumat (15/8/2025).
Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan rute yang meliputi pusat Kota Meulaboh, Jalan Nasional, Jalan Manek Roo, dan Jalan Imam Bonjol. Sasaran utama patroli meliputi orang, barang, maupun lokasi yang dianggap memiliki potensi kerawanan, seperti area pertokoan, kawasan perbankan, permukiman padat penduduk, dan jalur transportasi utama.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta, Iptu Reka Teruna Hasra, S.Sos., mengatakan bahwa patroli ini merupakan bentuk tindakan preventif sekaligus wujud nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat.
“Kami tidak hanya berkeliling memantau situasi, tapi juga berdialog langsung dengan warga, pedagang, dan pengguna jalan. Tujuannya agar masyarakat merasa dekat dengan polisi, tidak sungkan untuk melapor, dan merasa terlindungi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas membagi tim ke beberapa sektor untuk memaksimalkan pengawasan. Di pusat Kota Meulaboh, petugas terlihat menyapa para pedagang dan menanyakan kondisi keamanan di sekitar pasar. Sementara di Jalan Nasional, patroli fokus mengawasi arus lalu lintas, mengingat jalur tersebut sering menjadi lintasan kendaraan antar-kabupaten yang berpotensi rawan pelanggaran dan kecelakaan.
Selain itu, di kawasan Jalan Manek Roo dan Jalan Imam Bonjol, personel Samapta memeriksa sejumlah titik yang dinilai rawan kejahatan seperti jambret atau pencurian kendaraan bermotor. Kepada masyarakat, petugas juga memberikan imbauan agar selalu waspada, mengunci kendaraan dengan baik, dan menghindari membawa barang berharga secara mencolok.
Interaksi dengan warga menjadi salah satu momen penting dalam patroli ini. Banyak warga yang menyampaikan keluhan ringan, seperti lampu jalan yang mati atau genangan air yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Semua masukan ini dicatat untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Menurut Iptu Reka Teruna Hasra, patroli rutin seperti ini tidak hanya berfungsi untuk mencegah kriminalitas, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. “Semakin sering kami hadir, semakin kecil ruang gerak bagi pelaku kejahatan, dan masyarakat pun merasa lebih tenang,” tambahnya.
Patroli Perintis Presisi ini berlangsung hingga menjelang siang hari dan berakhir dengan situasi aman, tertib, dan kondusif. Ke depan, Polres Aceh Barat berkomitmen untuk meningkatkan intensitas patroli, baik siang maupun malam, serta melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah.










































