Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Aceh Barat Sambangi Pasar Tradisional dan...

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Aceh Barat Sambangi Pasar Tradisional dan Kawasan Kota

19
0
SHARE

Meulaboh – Polres Aceh Barat melalui Satuan Samapta kembali meningkatkan kehadirannya di tengah masyarakat dengan melaksanakan Patroli Perintis Presisi pada Selasa pagi (9/9/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini berlangsung di sejumlah titik vital, mulai dari pusat kota Meulaboh, ruas jalan nasional, hingga pasar tradisional yang menjadi lokasi utama aktivitas ekonomi warga.

Patroli ini melibatkan personel Sat Samapta yang bergerak secara mobile menyusuri jalan-jalan protokol seperti Jalan Teuku Umar, Jalan Gajah Mada, Jalan Iskandar Muda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Manek Roo, hingga kawasan pesisir Jalan Bakti Pemuda. Kehadiran petugas tidak hanya sebatas pemantauan, melainkan juga melakukan interaksi langsung dengan masyarakat, memberikan himbauan kamtibmas, serta mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta, Iptu Reka Teruna Hasra, S.Sos., menyampaikan bahwa patroli perintis presisi merupakan upaya nyata Polri dalam menjalankan fungsi preventif untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Aceh Barat. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa polisi hadir di tengah-tengah mereka, bukan hanya ketika ada laporan, melainkan juga secara rutin dan proaktif. Kehadiran personel di jalanan, pasar, dan tempat keramaian merupakan wujud pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, petugas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada pedagang maupun pengunjung pasar tradisional. Mereka dihimbau agar tetap berhati-hati menjaga barang berharga, mengawasi kendaraan yang diparkir, serta segera melapor bila menemukan gelagat mencurigakan. Kehadiran polisi di pasar mendapat sambutan positif, di mana sejumlah pedagang menyampaikan rasa tenang dengan adanya kegiatan patroli yang rutin dilakukan.

Lebih dari sekadar patroli, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat komunikasi dan hubungan baik antara polisi dan masyarakat. Dengan pola dialogis, petugas mendengarkan aspirasi warga, memahami keluhan, serta mencatat informasi yang berkaitan dengan keamanan lingkungan. Hal ini penting sebagai langkah awal dalam membangun sinergitas yang kokoh antara aparat penegak hukum dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga harkamtibmas.

Patroli Perintis Presisi juga memiliki tujuan strategis lain, yaitu untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminal seperti pencurian, premanisme, maupun tindak kejahatan jalanan. Dengan adanya kehadiran polisi secara rutin, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Apalagi, kawasan Meulaboh sebagai pusat aktivitas di Kabupaten Aceh Barat dikenal cukup ramai, terutama pada pagi hingga siang hari, sehingga kehadiran polisi di lapangan sangat diperlukan untuk memberikan jaminan keamanan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat menilai kegiatan ini tidak hanya memberi dampak positif pada keamanan, tetapi juga pada rasa kepercayaan publik terhadap institusi Polri. “Kami merasa lebih aman ketika ada polisi yang berpatroli ke pasar. Kalau ada hal-hal mencurigakan, kami bisa langsung lapor,” ujar seorang pedagang yang ditemui di lokasi.

Ke depan, Polres Aceh Barat memastikan kegiatan patroli ini akan terus digelar secara berkesinambungan dengan menyasar berbagai titik rawan, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan. Polri juga akan terus mendorong masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, sebab stabilitas kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan juga kewajiban bersama seluruh warga.

Dengan konsistensi patroli yang dilakukan, Polres Aceh Barat berharap terciptanya situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, ekonomi lokal dapat berkembang, dan rasa kebersamaan antara polisi dan warga semakin erat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY