Meulaboh – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Gampong Ujung Nga dari Polsek Samatiga Aipda Afdlian Candra melaksanakan kunjungan kepada warga petani yang berada di desa binaannya itu. Jum’at (22/11/2024) pukul 09.00 Wib.
Dalam kunjungan tersebut Aipda Afdlian Candra tampak berdialog dengan warga untuk menampung informasi, mendengarkan keluhan, serta memahami berbagai permasalahan yang dihadapi petani dalam pengelolaan lahan pertanian.
Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam mencapai ketahanan dan kedaulatan pangan.
Aipda Afdlian Candra saat di hubungi mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa, hal ini sesuai dengan arahan Kapolres Aceh Barat Kepada para Bhabinkamtibmas untuk terus mendukung petani di segala desa yang ada di Kabupaten tersebut.
“Kita hadir di tengah – tengah para petani di tingkat desa diharapkan tidak hanya memotivasi petani untuk lebih giat, tetapi juga membantu mereka tetap semangat dalam bercocok tanam, sehingga hasil panen bisa melimpah dan mendukung ketahanan pangan nasional.” Ungkapnya
Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K, M.H melalui Kapolsek Samatiga AKP Alpon Lumbanraja mengatakan, Kegiatan kunjungan dan sosialisasi oleh Bhabinkamtibmas menjadi salah satu upaya Polri, khususnya Polsek Samatiga dalam rangka menindaklanjuti Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia bidang ketahanan pangan nasional.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan petani serta memberikan motivasi dan dukungan secara langsung terhadap para pelaku usaha pertanian di wilayah desa binaanya,” kata Kapolsek.
Kapolsek menambahkan bahwa dalam kegiatanya Bhabinkamtibmas juga mengidentifikasi segala permasalahan dan hambatan yang dihadapi petani, serta berupaya membantu mencarikan solusinya.
“Baik dalam aspek teknis maupun non-teknis, yang seringkali menjadi kendala bagi petani dalam meningkatkan hasil panen,” tambahnya.
“Intinya kami ingin memastikan bahwa para petani dapat mengelola pertaniannya dengan lancar dan produktif, sehingga ketahanan pangan di wilayah tersebut semakin kuat.” pungkasnya.










































