Aceh Barat – Personel Polsek Sungai Mas, Polres Aceh Barat, melaksanakan kegiatan monitoring harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah hukumnya sebagai upaya memastikan stabilitas pasokan serta menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gampong Sarah Perlak, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (26/7/2026).
Monitoring yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menyasar sejumlah toko grosir dan warung usaha kecil menengah (UKM) yang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Komoditas yang dipantau meliputi minyak goreng curah, beras, serta gas elpiji subsidi 3 kilogram yang merupakan kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sungai Mas IPTU Fauzi Adha, S.E., mengatakan bahwa kegiatan monitoring rutin dilaksanakan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil serta distribusi barang berjalan lancar.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat mengetahui perkembangan harga maupun ketersediaan bahan pokok sehingga apabila ditemukan kendala dapat segera dikoordinasikan dengan instansi terkait,” ujar Kapolsek.
Selama kegiatan berlangsung, personel berdialog dengan para pedagang untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan harga, kondisi stok barang, serta kelancaran distribusi dari pemasok. Selain itu, petugas juga mengimbau para pelaku usaha agar tetap menjaga stabilitas harga, tidak melakukan penimbunan barang, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Sungai Mas masih mencukupi dan aktivitas perdagangan berjalan normal. Harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp13.000 per liter, sementara harga beras berada pada kisaran Rp12.000 hingga Rp18.000 per kilogram, tergantung kualitas dan jenisnya. Adapun harga gas elpiji subsidi 3 kilogram dijual sekitar Rp18.000 per tabung.
Kapolsek menambahkan, pemantauan secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan barang yang dapat berdampak terhadap masyarakat.
“Kami berharap kondisi harga tetap stabil dan pasokan kebutuhan pokok terus terjaga. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.
Selama pelaksanaan monitoring, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas jual beli berlangsung normal, sementara stok bahan kebutuhan pokok di tingkat grosir maupun warung masih tersedia dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Sungai Mas.










































