Aceh Barat –Polsek Johan Pahlawan melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan prosesi mualaf atau ikrar masuk Islam yang dilakukan oleh seorang warga negara asing (WNA) asal China di Masjid Jami’ Baiturrahim, Gampong Ujung Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Senin (08/06/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 20.40 WIB tersebut dipantau langsung oleh Kapolsek Johan Pahlawan, Iptu Boby Apriyudi, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Aipda Tarmia Saradi, guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Johan Pahlawan, Iptu Boby Apriyudi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan keagamaan.
“Polri hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan, dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Selain itu, kehadiran kami juga sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Kapolsek.
WNA yang melaksanakan ikrar masuk Islam tersebut diketahui bernama Zhu Kaipeng, lahir di China pada 28 April 1992. Setelah resmi memeluk agama Islam, yang bersangkutan memilih nama baru Ahmad Adam.
Prosesi mualaf diawali dengan pemenuhan persyaratan administrasi yang diperlukan, kemudian dilanjutkan dengan pengucapan dua kalimat syahadat di hadapan para saksi dan tokoh agama. Setelah itu, Ahmad Adam menerima sertifikat mualaf dan akan mengikuti pembinaan keagamaan lanjutan dari pendamping yang telah ditunjuk.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Johan Pahlawan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Johan Pahlawan, Keuchik Gampong Ujung Baroh, imam masjid, unsur TNI, tokoh masyarakat, serta sejumlah jamaah yang menyaksikan langsung prosesi tersebut.
Berdasarkan pernyataan yang disampaikan di hadapan para saksi, Ahmad Adam memeluk agama Islam atas kemauan dan kesadaran dirinya sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Keputusan tersebut lahir setelah dirinya menjalani kehidupan dan bekerja di Aceh Barat dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mengaku sering mendengar lantunan azan dari Masjid Jami’ Baiturrahim yang berada tidak jauh dari tempat tinggal dan lokasi kerjanya. Suara azan yang didengarnya setiap hari menjadi salah satu hal yang menyentuh hati dan mendorongnya untuk lebih mengenal ajaran Islam hingga akhirnya memantapkan diri untuk memeluk agama Islam.
Kapolsek menambahkan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari tugas pembinaan masyarakat serta penguatan hubungan kemitraan antara Polri dan warga di tingkat gampong.
“Melalui kehadiran anggota di tengah masyarakat, kami berharap dapat terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mempererat hubungan baik antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian prosesi mualaf berjalan dengan lancar dan penuh khidmat hingga acara selesai dilaksanakan.










































