Aceh Barat – Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah hukum Polres Aceh Barat, Polsek Meureubo melaksanakan kegiatan monitoring harga serta ketersediaan minyak goreng curah, cabai merah, dan cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, pada Sabtu (31/01/26) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel patroli Polsek Meureubo dengan menyambangi beberapa titik lokasi pasar dan toko kelontong yang menjadi pusat kegiatan perdagangan masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kondisi pasokan serta pergerakan harga bahan kebutuhan pokok di tingkat pedagang.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Meureubo, Iptu Bagus Erdyanthoro, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif yang dilakukan secara rutin untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat mempengaruhi daya beli warga. “Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan stok barang tersedia dengan cukup. Ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ujar Iptu Bagus.
Dari hasil pemantauan di lapangan, personel Polsek Meureubo menemukan bahwa ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah tersebut masih tergolong aman dan mencukupi. Berdasarkan pengecekan di Pasar Tradisional Meureubo serta sejumlah toko kelontong di sekitarnya, harga komoditas utama seperti minyak goreng curah, cabai merah, dan cabai rawit terpantau stabil. Harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp18.000 per liter, sementara cabai merah dijual sekitar Rp38.000 per kilogram, dan cabai rawit mencapai Rp100.000 per kilogram. Meskipun harga cabai rawit relatif tinggi dibandingkan komoditas lain, kondisi pasar secara umum masih terkendali dan pasokan bahan pokok dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah Meureubo.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek juga melaksanakan patroli dialogis dengan berdialog langsung bersama pedagang dan pembeli. Petugas menyampaikan imbauan agar para pedagang tetap menjual barang sesuai harga pasar, tidak melakukan penimbunan, serta menjaga kejujuran dalam transaksi perdagangan. Sementara kepada masyarakat, polisi mengimbau agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak panik menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.
Kapolsek Meureubo menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas pengecekan harga, namun juga merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di kawasan pasar. “Kami ingin masyarakat merasa tenang saat beraktivitas di pasar. Polisi tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung keseimbangan ekonomi dan ketertiban sosial,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Meureubo terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas jual beli di pasar berjalan lancar tanpa hambatan, dan masyarakat menyambut positif langkah kepolisian yang aktif melakukan pengawasan langsung terhadap harga bahan kebutuhan pokok.
Melalui kegiatan monitoring rutin ini, Polsek Meureubo berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga serta kelancaran distribusi bahan pokok di Kabupaten Aceh Barat, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terpenuhi secara berkelanjutan dan merata.










































