Aceh Barat – Polres Aceh Barat bersama Polres Aceh Jaya melaksanakan razia gabungan di wilayah perbatasan Meulaboh – Aceh Jaya, Rabu (13/8/2025) malam. Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di jalur lintas utama yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.
Razia dimulai sekira pukul 22.10 WIB, berlokasi di Kecamatan Teunom yang menjadi titik strategis pengawasan di perbatasan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Aceh Barat Kompol Putranta Martius Ketaren dan Kabagops Polres Aceh Jaya Kompol Nyak Umar, S.E., serta melibatkan sejumlah pejabat kepolisian lainnya di antaranya Kasi Humas Polres Aceh Barat Iptu Rahmad Qaswani, S.Psi., M.Si., Kapolsek Teunom Iptu Koko Kadhafi, S.H., KBO Narkoba Polres Aceh Jaya Ipda Mohd Desnin, S.H., dan Kasiwas Polres Aceh Barat Ipda Tampubolon.
Sebanyak 51 personel gabungan dari kedua polres diterjunkan, terdiri dari personel satuan fungsi dan polsek jajaran. Seluruh petugas dibagi dalam beberapa titik pemeriksaan untuk memaksimalkan pengawasan terhadap kendaraan dan pengendara yang melintas, baik roda dua maupun roda empat.
Sasaran utama razia meliputi senjata api, narkotika, bendera, bahan peledak (handak), dan senjata tajam. Petugas memeriksa kelengkapan identitas pengendara, memeriksa bagasi dan muatan kendaraan, serta melakukan interogasi singkat kepada pengemudi yang dianggap mencurigakan.
Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kabagops Kompol Putranta Martius Ketaren mengatakan bahwa wilayah perbatasan memiliki potensi kerawanan yang perlu diantisipasi secara serius.
“Razia ini bertujuan memastikan tidak ada kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan, termasuk peredaran senjata api, narkotika, dan atribut yang dilarang. Kami ingin memastikan jalur lintas antarwilayah tetap aman dan tertib,” ujarnya.
Kompol Putranta juga menambahkan, selain penindakan, kegiatan ini menjadi sarana sosialisasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk proaktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan malam itu, petugas tidak menemukan adanya pengibaran bendera bulan bintang di sepanjang jalan Meulaboh – Calang. Tidak ditemukan pula pengendara yang membawa narkotika, senjata tajam, bahan peledak, atau atribut terlarang lainnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Masyarakat pengguna jalan menyambut positif keberadaan razia gabungan ini, bahkan sejumlah pengendara mengapresiasi tindakan kepolisian yang dinilai mampu memberikan rasa aman selama perjalanan malam di jalur lintas perbatasan.
Ke depan, Polres Aceh Barat bersama Polres Aceh Jaya akan terus meningkatkan koordinasi dan melakukan patroli serta razia secara berkala di titik-titik rawan. Pemantauan situasi akan dilakukan secara berkelanjutan, dan setiap perkembangan akan dilaporkan langsung kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan pengamanan wilayah.










































