Kapolres Aceh Barat Imbau Warga Gunakan Masker Antisipasi Dampak Asap Karhutla

Kapolres Aceh Barat Imbau Warga Gunakan Masker Antisipasi Dampak Asap Karhutla

33
0
SHARE

Meulaboh – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat melalui Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas, terutama di luar ruangan. Himbauan ini disampaikan sehubungan dengan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Aceh Barat yang menimbulkan kabut asap dan dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Kapolres menjelaskan, kabut asap yang timbul akibat kebakaran lahan dapat menyebabkan gangguan serius terhadap kesehatan, terutama risiko meningkatnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap kondisi udara yang mulai tercemar partikel asap di beberapa kawasan.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas, terutama di luar ruangan. Langkah sederhana ini penting sebagai upaya melindungi kesehatan diri sendiri dan orang lain dari dampak buruk asap,” ujar AKBP Yhogi Hadisetiawan dalam keterangan resminya, Senin (21/01/26) pagi di Meulaboh.

Ia menambahkan, penggunaan masker merupakan langkah pencegahan yang sederhana namun sangat efektif untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan api, terutama di musim kemarau yang rawan kebakaran.

“Pencegahan lebih baik daripada penanganan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi Karhutla yang bisa merugikan banyak pihak,” tegas Kapolres.

Polres Aceh Barat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait lainnya untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dalam menjaga kesehatan publik serta menghindari dampak negatif kabut asap terhadap aktivitas sosial maupun ekonomi warga.

Selain memberikan imbauan, personel Polres Aceh Barat juga aktif turun ke lapangan bersama instansi terkait untuk membantu proses pemadaman titik-titik api yang muncul di beberapa wilayah rawan Karhutla. Langkah cepat ini dilakukan demi memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalisir dampak kebakaran terhadap lingkungan.

Di sisi lain, kegiatan patroli pencegahan di wilayah rawan Karhutla juga terus digencarkan. Petugas kepolisian bersama TNI dan tim gabungan rutin melakukan pemantauan, serta memberikan edukasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan preventif ini dianggap penting untuk menekan risiko terjadinya kebakaran sejak dini.

Kapolres menegaskan bahwa penanganan Karhutla memerlukan kerja sama dari semua pihak. “Sinergi lintas sektor dan kesadaran masyarakat merupakan kunci utama. Dengan kepedulian bersama, kita dapat menjaga Aceh Barat tetap aman, sehat, dan terbebas dari bencana asap,” tutup AKBP Yhogi Hadisetiawan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY