Gampong Gunong Pulo Gelar Musrembangdes dan Rembuk Stunting 2026, Polsek Arongan Lambalek...

Gampong Gunong Pulo Gelar Musrembangdes dan Rembuk Stunting 2026, Polsek Arongan Lambalek Pastikan Jalannya Kegiatan Aman

8
0
SHARE

Aceh Barat – Pemerintah Gampong Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes) Tahun Anggaran 2026 serta Rembuk Stunting pada Senin (24/11/2025) mulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Gunong Pulo ini dihadiri unsur muspika, perangkat desa, pendamping kecamatan dan desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Acara tersebut membahas prioritas pembangunan gampong tahun 2026 sekaligus strategi pencegahan stunting sebagai bagian dari program nasional. Pemerintah menargetkan angka stunting turun hingga 14 persen secara nasional, sehingga setiap gampong diminta memperkuat intervensi kesehatan, gizi, dan layanan dasar bagi keluarga berisiko.

Dalam forum ini dijelaskan kembali bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan otak, kecerdasan, imunitas, hingga produktivitas masa depan. Karena itu, penanganan sejak dini menjadi fokus utama.

Sejumlah poin penting mengemuka dalam Rembuk Stunting, mulai dari peningkatan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, pemanfaatan Dana Desa untuk ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor seperti tenaga kesehatan, TNI–Polri, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Komitmen bersama untuk pendampingan langsung kepada keluarga sasaran juga menjadi rekomendasi utama dalam rapat tersebut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Arongan Lambalek Ipda Ramli, menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan program percepatan penurunan stunting. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga kesadaran keluarga dalam menjaga pola makan, sanitasi, dan kesehatan anak.

“Polsek Arongan Lambalek akan terus mendukung program pemerintah desa, termasuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan transparan, khususnya terkait penggunaan Dana Desa yang menyangkut pelayanan kesehatan keluarga,” ujar Ipda Ramli dalam kesempatan itu.

Berdasarkan analisa kegiatan, masyarakat dinilai masih membutuhkan edukasi mengenai pola asuh serta gizi seimbang. Polsek juga memprediksi bahwa jika sinergi lintas sektor berjalan konsisten, penurunan angka stunting di wilayah Arongan Lambalek bisa terlihat dalam kurun 1–3 tahun. Namun tanpa pendampingan berkelanjutan, risiko stagnasi bahkan peningkatan angka stunting tetap mungkin terjadi pada keluarga kurang mampu.

Beberapa rekomendasi disampaikan, di antaranya penguatan peran Bhabinkamtibmas dalam pengawasan penggunaan Dana Desa untuk program gizi, peningkatan koordinasi Polsek–Puskesmas–Pendamping Desa, penyuluhan rutin tentang kesehatan keluarga, serta dorongan untuk mengembangkan program ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Selama kegiatan Musrembangdes dan Rembuk Stunting berlangsung, situasi di Gampong Gunong Pulo terpantau aman dan kondusif.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY