Meulaboh – Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan-bulan strategis, Polsek Meureubo Polres Aceh Barat melaksanakan kegiatan monitoring di sejumlah titik pasar tradisional di wilayah Kecamatan Meureubo, Kamis (10/4/2025) sejak pukul 08.35 WIB.
Adapun bahan pokok yang menjadi fokus pemantauan adalah minyak goreng curah, cabai merah, dan cabai rawit—komoditas yang kerap mengalami fluktuasi harga dan permintaan tinggi di pasaran.
Berdasarkan hasil monitoring di pasar dan toko kelontong Desa Meureubo, diperoleh informasi sebagai berikut: Minyak goreng curah, stok cukup, harga Rp17.000/liter, Cabai merah: stok cukup, harga Rp60.000/kg, Cabai rawit: stok cukup, harga Rp60.000/kg.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polsek Meureubo untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat tetap aman dan terkendali.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa monitoring pasar adalah bagian dari sinergi Polri dalam mendukung pengendalian inflasi daerah.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok, serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar. Patroli dan monitoring seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan yakin bahwa situasi ekonomi lokal tetap terkendali serta dalam pengawasan aktif aparat kepolisian.










































