Dukung Swasembada Pangan, Polsek Samatiga Monitoring Uji Sampel Jagung di Bulog Meulaboh

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Samatiga Monitoring Uji Sampel Jagung di Bulog Meulaboh

1
0
SHARE

Aceh Barat – Polsek Samatiga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terhadap kelompok tani binaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan memonitoring kegiatan uji sampel jagung hasil panen Kelompok Tani (Poktan) Sadiq Corn, Gampong Suak Timah, Kecamatan Samatiga, di Gudang Bulog Cabang Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB itu dihadiri Kapolsek Samatiga yang diwakili Kanit Binmas Polsek Samatiga, Kepala Gudang Bulog Cabang Meulaboh, staf Bulog, serta Ketua Poktan Sadiq Corn.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Samatiga, AKP Alpon Lumban Raja, mengatakan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Melalui pendampingan kepada kelompok tani, kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat baik dari sisi kuantitas maupun kualitas,” ujar AKP Alpon Lumban Raja.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog Cabang Meulaboh melakukan pengujian terhadap sampel jagung hasil lahan ketahanan pangan milik Poktan Sadiq Corn guna memastikan kesesuaian dengan standar kualitas yang ditetapkan untuk serapan Bulog.

Berdasarkan hasil pengujian, kadar air jagung tercatat rata-rata 14,9 persen, sedangkan kandungan aflatoksin mencapai 133 parts per billion (ppb). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sampel jagung belum memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan Bulog sehingga belum dapat diserap untuk kebutuhan cadangan pangan pemerintah.

Meski hasil pengujian belum memenuhi standar, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pembinaan terhadap kelompok tani agar kualitas hasil panen ke depan dapat lebih baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

AKP Alpon Lumban Raja menjelaskan bahwa hasil pengujian tersebut akan menjadi bahan edukasi bagi petani, khususnya terkait penanganan pascapanen dan penyimpanan hasil produksi guna mengurangi risiko tingginya kandungan aflatoksin yang dapat memengaruhi kualitas jagung.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Bulog serta memberikan pendampingan kepada kelompok tani agar memahami standar kualitas yang dipersyaratkan. Dengan demikian, hasil panen yang diperoleh nantinya dapat terserap secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani,” katanya.

Selain melakukan monitoring kegiatan, personel Polsek Samatiga juga mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan serta melaporkan hasil pelaksanaannya kepada pimpinan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Melalui sinergi antara Polri, Bulog, dan kelompok tani, diharapkan kualitas produksi jagung di Kabupaten Aceh Barat dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung target swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY