Sat Polairud Polres Aceh Barat Gelar Patroli Dialogis di Pesisir Panggong, Ajak...

Sat Polairud Polres Aceh Barat Gelar Patroli Dialogis di Pesisir Panggong, Ajak Nelayan Patuhi Zona Tangkap dan Jaga Keamanan Laut

25
0
SHARE

Meulaboh – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Aceh Barat melaksanakan patroli dialogis di kawasan pesisir Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Minggu (18/01/26) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dilaksanakan oleh personel jaga Regu C dengan fokus pada imbauan keselamatan dan pencegahan pelanggaran hukum di wilayah perairan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi para nelayan yang sedang beraktivitas dan menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Di antaranya agar masyarakat menjaga keselamatan kerja saat melaut, tidak menangkap ikan di luar zona yang telah ditentukan untuk menghindari pelanggaran wilayah negara lain, serta tidak menggunakan alat tangkap merusak seperti bom atau racun ikan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan kapal asing atau aktivitas mencurigakan, termasuk dugaan penyelundupan manusia seperti pengangkutan warga Rohingya.

Kegiatan patroli berjalan lancar dengan situasi aman dan terkendali. Tidak ditemukan pelanggaran ataupun aktivitas mencurigakan selama pelaksanaan patroli berlangsung. Masyarakat pesisir juga tampak antusias menerima kunjungan aparat, yang dinilai memberikan rasa aman sekaligus edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan laut secara bersama.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Aceh Barat, AKP Karianta, menyampaikan bahwa patroli dialogis ini merupakan langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di perairan sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat pesisir. “Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat nelayan agar kegiatan di laut berjalan sesuai aturan dan aman bagi semua pihak,” ujarnya.

AKP Karianta menambahkan, keberhasilan menjaga keamanan laut tidak hanya ditentukan oleh pengawasan aparat, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat. “Kami berharap nelayan menjadi mata dan telinga Polairud di lapangan. Dengan saling berkomunikasi dan melapor jika ada hal mencurigakan, maka potensi pelanggaran atau penyelundupan bisa dicegah lebih dini,” tutur Kasat Polairud itu.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, disertai edukasi tentang zona tangkapan dan bahaya penggunaan alat tangkap yang merusak ekosistem laut. Selain itu, koordinasi lintas instansi juga akan diperkuat untuk mendeteksi dini potensi penyelundupan maupun migran ilegal yang melewati jalur perairan Aceh Barat.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi perairan dan wilayah pesisir Gampong Panggong dilaporkan aman, kondusif, dan dalam pengawasan aktif personel Sat Polairud Polres Aceh Barat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY