Aceh Barat – Sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 melaksanakan kegiatan trauma healing di Masjid Al-Waliyah, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan ini ditujukan kepada anak-anak dan masyarakat terdampak bencana guna membantu proses pemulihan psikologis melalui pendekatan edukatif dan interaktif. Berbagai kegiatan seperti permainan kelompok, motivasi, dan sesi kebersamaan dilakukan untuk membangun kembali keceriaan serta rasa percaya diri anak-anak.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dukungan moril dan semangat baru bagi warga dalam menghadapi masa pemulihan.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi psikologis masyarakat pascabencana. Menurutnya, pemulihan mental, khususnya bagi anak-anak, menjadi bagian penting dalam proses bangkit dari situasi sulit.
Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mengembalikan semangat dan rasa optimisme warga sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh,” ujarnya.










































