Aceh Barat – Polsek Meureubo, Polres Aceh Barat, melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah hukumnya untuk mengetahui kondisi pasokan kebutuhan masyarakat. Pada Kamis (29/10/2026), personel patroli turun langsung ke pasar dan toko kelontong di Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, guna mengecek harga dan stok minyak goreng curah, cabai merah, serta cabai rawit.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memantau perkembangan situasi masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan harga kebutuhan pokok. Melalui pengecekan langsung, personel dapat memperoleh informasi faktual dari pedagang sekaligus mengantisipasi potensi persoalan yang dapat memengaruhi aktivitas perdagangan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meureubo IPTU Ghozi Al Falah, S.Tr.K., menegaskan bahwa pemantauan bahan pokok menjadi salah satu langkah preventif Polri untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. Menurutnya, situasi pasar dan ketersediaan kebutuhan masyarakat perlu terus dipantau agar setiap perubahan yang memerlukan perhatian dapat segera dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai kewenangannya.
Berdasarkan hasil monitoring di Desa Meureubo, stok minyak goreng curah, cabai merah, dan cabai rawit terpantau cukup. Minyak goreng curah dijual dengan harga Rp18.000 per liter, cabai merah Rp60.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit Rp50.000 per kilogram.
Pemantauan ini juga dilakukan dalam konteks perkembangan situasi nasional, ketika aksi penyampaian aspirasi berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan beberapa kota lainnya pada 28 Oktober 2026. Sejumlah aksi tersebut mengangkat berbagai persoalan, di antaranya harga kebutuhan, subsidi, dan kebijakan pemerintah. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya menjaga komunikasi dengan masyarakat serta memantau perkembangan di lapangan secara objektif, tanpa mengganggu aktivitas warga maupun kegiatan perdagangan.
Kapolsek Meureubo menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melakukan langkah pencegahan melalui pemantauan situasi masyarakat. Kehadiran personel di pasar menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi secara langsung, membangun komunikasi dengan pedagang, serta mendeteksi lebih awal apabila terdapat kendala pasokan atau perubahan harga yang perlu mendapat perhatian.
Apabila ditemukan indikasi kelangkaan barang, gangguan distribusi, atau persoalan lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut, Polsek Meureubo akan berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dengan demikian, informasi yang diperoleh dari lapangan dapat menjadi bahan pemantauan dan tindak lanjut secara proporsional.
Polsek Meureubo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Melalui pemantauan rutin dan komunikasi yang baik dengan masyarakat, Polri berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif sekaligus mendukung kelancaran aktivitas perdagangan di wilayah Kecamatan Meureubo.










































