Aceh Barat – Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, mulai dari tawuran, geng motor, balap liar, penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga perundungan. Pesan tersebut disampaikan saat Kapolres menjadi inspektur upacara dalam kegiatan Goes to School di SMP Negeri 5 Aceh Barat, Jalan Putro Ijo Dalam, Gampong Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Aceh Barat untuk membangun kedekatan dengan kalangan pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara diikuti Kepala SMP Negeri 5 Aceh Barat Sasmarita, S.Ag., Kasat Lantas Polres Aceh Barat AKP Eko Suhendro, S.H., Kasat Binmas Polres Aceh Barat AKP Supianto, para guru, serta siswa-siswi. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara dan laporan pemimpin upacara, dilanjutkan pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, serta pengucapan Ikrar Pelajar Indonesia.
Dalam amanatnya, Kapolres menekankan bahwa masa remaja merupakan tahap penting dalam membentuk karakter dan menentukan arah masa depan. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, menjaga perilaku, menghormati orang tua dan guru, serta tidak mudah terpengaruh ajakan teman yang mengarah pada pelanggaran hukum.
Kapolres juga mengingatkan bahaya tawuran, kelompok geng motor, balap liar, serta tindakan yang melibatkan senjata dan kekerasan. Perilaku tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri dan orang lain, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum serta menghambat pendidikan dan cita-cita para pelajar.
Selain itu, para siswa diminta menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman beralkohol, dan rokok elektrik. Rasa ingin tahu maupun tekanan dari lingkungan pergaulan tidak boleh menjadi alasan untuk mencoba hal-hal yang berisiko bagi kesehatan dan masa depan. Kapolres turut mengajak generasi muda menjaga nama baik Aceh sebagai Serambi Mekkah dengan menjunjung nilai moral, kedisiplinan, dan perilaku yang baik.
Perhatian juga diberikan terhadap maraknya judi online, termasuk permainan slot, serta pinjaman online ilegal. Para pelajar diingatkan agar tidak tergiur iming-iming keuntungan instan maupun menggunakan uang milik orang tua untuk aktivitas yang merugikan. Kebiasaan tersebut dapat memicu masalah keuangan, ketergantungan, dan persoalan sosial yang berdampak pada diri sendiri maupun keluarga.
Di tengah penggunaan media sosial yang semakin luas, Kapolres mengajak pelajar untuk lebih bijak dalam berinteraksi di ruang digital. Siswa diminta tidak melakukan perundungan, tidak menyebarkan foto atau video yang mempermalukan orang lain, serta tidak mudah meneruskan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Prinsip menyaring informasi sebelum membagikannya perlu diterapkan agar media sosial digunakan secara bertanggung jawab.
Dalam hal keselamatan berlalu lintas, para pelajar juga diingatkan untuk mematuhi aturan, termasuk tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan usia dan ketentuan hukum. Penggunaan helm, larangan memakai knalpot yang tidak sesuai ketentuan, serta tidak membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan menjadi bagian dari perilaku tertib berlalu lintas yang harus dipahami sejak dini.
Kapolres menegaskan pentingnya peran bersama antara kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam membimbing generasi muda. Pelajar diharapkan berani menolak ajakan negatif, fokus belajar, mengembangkan potensi diri, serta menyampaikan kepada orang dewasa atau pihak berwenang apabila mengetahui adanya tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.
Apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas maupun tindak pidana, masyarakat, termasuk kalangan pelajar, dapat melaporkannya melalui Bhabinkamtibmas, kantor kepolisian terdekat, atau Call Center Polri 110.

Melalui kegiatan Goes to School tersebut, Polres Aceh Barat berharap para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, kesadaran hukum, etika pergaulan, keselamatan berlalu lintas, dan penggunaan media sosial secara bijak. Upaya ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu-lagu nasional dan doa bersama. Melalui pembinaan sejak dini, para pelajar diharapkan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif, menghormati orang tua dan guru, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, dan taat hukum.










































